Bupati Samosir Rapidin Simbolon bersama peserta konsultasi publik pelaksanaan kegiatan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Dana Toba Super Prioritas di Hotel JTS.
(tumpal sijabat)
Jumat, 08 Nov 2019 16:40 WIB  •  Dilihat 147 kali  •  http://www.mdn.biz.id/o/92046/
Kemen PUPR Gelar Konsultasi Publik KSPN Danau Toba di Samosir
Medanbisnisdaily.com-Samosir. Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, membuka konsultasi publik pelaksanaan kegiatan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Dana Toba Super Prioritas di Hotel JTS Parbaba, Jumat (8/11/2019).

Konsultasi publik ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan-masukan dari para peserta yang terdiri dari unsur Pemerintah Pusat, Provinsi Sumatra Utara, Kabupaten Samosir, lembaga adat Kabupaten Samosir, akademisi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat.

Rapidin menegaskan, melalui kegiatan ini para pihak agar memberikan masukan-masukan kepada tim pemantauan dan evaluasi proyek strategis nasional di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk penyusunan Master plan dan Detail Engineering Design (DED) secara lengkap.

“Saya benar-benar mengharapkan kepada para peserta atau masyarakat untuk memberikan masukan-masukan dan jangan nanti pada saat pembangunan dimulai terjadi komplain-komplain dari masyarakat,” ungkapnya mengingat pengalaman lapangan yang telah dilaksanakan selama ini.

Menurutnya, bahkan ada pihak yang mengatakan tidak ada sosialisasi padahal sosialisasi sudah dilaksanakan jauh sebelum pengerjaan dimulai.

Para peserta mengikuti paparan Master Plan KSPN oleh Rully Harianto dan Detail Engineering Design (DED) oleh Hafiz Ramadhan dalam infografik yang menggambarkan rencana gambar pariwisata Samosir yang modern dengan kearifan lokal.

Dalam paparannya, Rully memaparkan, kawasan wisata panorama Tele, waterfront city, dan Pantai Indah Situngkir. Sedangkan Hafiz memaparkan rebranding Toba yang mencakup Pasar Baru Tomok, Pelabuhan Baru Tomok, dan pengembangan kawasan dan revitalisasi Hutaraja. Dua hal ini diharapkan dapat menjadikan Samosir menjadi Kawasan Pariwisata kelas dunia.

Secara keseluruhan, konsultasi publik ini diperoleh masukan-masukan untuk memberhasilkan KSPN dengan pendekatan sosial, artistik, pelepasan tanah, dan sinkronisasi program pemerintah pusat di Samosir. Hal ini semua telah diinventarisir oleh pihak Kementerian PUPR untuk dikaji dan ditindaklanjuti secara terus menerus.

Disinggung mengenai bangunan-bangunan di sempadan danau, Rapidin Simbolon menegaskan sudah clear dan clean dan tidak ada masalah karena itu semua untuk kebaikan pembangunan Samosir sebagai tujuan wisata kelas dunia atau The New Bali 2 sebelum tahun 2024.

“Kita harus membangun dengan kebersamaan, bangkit dan bangun, dan tidak ada masalah,” ungkapnya dengan optimisme akan keberhasilan Samosir secara keseluruhan. Di samping itu, dia juga memaparkan kesulitan dan hambatan yang dihadapi selama melaksanakan pembangunan di Samosir dan tetap merasa ikhlas melakukan semua itu hanya untuk kemajuan Samosir.

Reporter
TUMPAL SIJABAT
Editor
RAMITA HARJA
Sumber: AirVisual.com
Reaksi Anda
Senang
14.10%
Bangga
11.54%
Lucu
15.38%
Terkejut
15.38%
Sedih
14.10%
Takut
15.38%
Marah
14.10%
 
Berita Terkait
Minggu, 22 Sep 2019 15:20 WIB
Jumat, 30 Agt 2019 08:36 WIB
Selasa, 20 Agt 2019 11:57 WIB
Fokus Berita
Komentar Anda