Selasa, 05 Feb 2013 08:33 WIB  •  Dibaca: 991 kali
BKP Sumut Fokuskan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari
MedanBisnis Medan. Badan Ketahanan Pangan Sumatera Utara (BKP Sumut) memfokuskan programnya di tahun 2013 mengoptimalkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Karena itu, masyarakat diimbau untuk bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya bertanam sayuran
Jika masyarakat memiliki pekarangan sayuran di rumahnya dan dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, bisa menghemat pengeluaran paling tidak Rp 300.000 per bulan.

Kepala BKP Sumut, Setyo Purwadi, melalui Sekretaris BKP Sumut, Dahler, kepada MedanBisnis, pada Rapat Kerja Daerah Sumut di Aula BKP Sumut, Senin (4/2) di Medan mengatakan,  program KRPL menjadi fokus kegiatan karena sangat berpengaruh terhadap keberhasilan Program Peningkatan Konsumsi Pangan (P2KP).

\"Di tahun ini, kita kita harus bisa melakukan optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan KRPL yaitu dengan pengembangan/pendampingan desa baru KRPL sebanyak 380 sesa/kelurahan dan pendampingan P2KP 2012 sebanyak 70  desa/kelurahan,\" katanya dihadapan Badan Ketahanan Pangan dari seluruh kabupaten/kota di Sumut.

Ia mengajak masyarakat agar bisa memanfaatkan pekarangannya untuk bertanam sayuran daripada hanya sekedar menanamnya dengan tanaman sebagai penghias. \"Sesuai dengan penelitian, dalam sebulan kita menghabiskan Rp 300.000 untuk sayuran, kalau pekarangan dimaksimalkan fungsinya untuk tanam sayuran untuk kebutuhan sendiri, sama halnya kita menghemat Rp 300.000 per bulan,\" ungkapnya.

Secara terpisah, Ketua Kelompok Tani Sedar Marioto saat ditemui MedanBisnis di rumahnya di Lingkungan IV, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Marioto mengatakan, ia bersama dengan lebih dari 20 orang ibu rumah tangga sudah memanfaatkan pekarangannya bertanam sayuran melalui program KRPL yang bekerja sama dengan BKP Sumut dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumut.

Sejak 2010, lanjut Marioto, masyarakat setempat memiliki semangat untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam sayuran bernilai ekonomi tinggi. Tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan akan sayuran sehat bagi keluarga, tapi juga untuk menambah pendapatan keluarga. Karena disaat panen muncul ide untuk memasarkannya kepada konsumen dengan tujuan mendapatkan laba. \"Dari pemanfaatan pekarangan, tidak hanya kebutuhan sayuran terpenuhi, malah bisa mendapatkan keuntungan Rp 200.000 per bulan,\" ungkapnya.(dewantoro)
 
Berita Terkait
Sabtu, 24 Jan 2015 08:22 WIB
Kamis, 07 Feb 2013 08:48 WIB