Rabu, 28 Feb 2018 09:50 WIB  •  Dibaca: 416 kali
Fintech Dinilai Mampu Tingkatkan Literasi-Inklusi Keuangan
MedanBisnis - Makassar. Teknologi finansial (financial technology/fintech) dinilai mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
"Fintech adalah bisnis yang bertujuan menyediakan jasa keuangan dengan memanfaatkan perangkat lunak dan teknologi modern," kata Analis Eksekutif Senior pada Grup Inovasi Keuangan Digital dan Pengembangan Keuangan Mikro Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fithri Hadi, dalam Pelatihan dan Media Gathering Wartawan Regional 6 (Sulawesi, Maluku, Papua) di Makassar, Selasa (27/2).

Dia mengatakan, ada begitu banyak masyarakat yang belum mengenal dunia jasa keuangan, sehingga menjadi peluang besar bagi fintech untuk masuk di dalamnya.

Ia memberikan contoh, masih sangat banyak usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang belum disentuh oleh jasa keuangan.

Dan, katanya, di sinilah fintech berperan penting untuk menjembatani berbagai lembaga penyedia jasa keuangan, baik melalui penyediaan segi teknologi yang inovatif, mudah dan aman sehingga kebiasaan masyarakat dapat terbentuk.

Sejak tahun 2017 dan yang akan datang, peran fintech akan semakin luas di berbagai lini ekonomi dan akan terus diperlukan oleh karena kapabilitasnya dalam melakukan berbagai inovasi yang cepat dan tanggap terhadap kebutuhan pasar.

Ke depannya, fintech akan menjadi salah satu tulang punggung utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan finansial di Indonesia. Fintech, khususnya di bidang pembayaran bergerak (mobile payment), memudahkan masyarakat Indonesia dalam bertransaksi dengan adanya solusi yang aman dan mudah untuk digunakan oleh siapapun, sehingga makin banyak masyarakat yang memanfaatkan solusi ini, khususnya untuk bertransaksi kebutuhan sehari-hari. (ant)
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Des 2017 07:37 WIB
Selasa, 06 Des 2016 06:34 WIB
Kamis, 01 Des 2016 06:48 WIB