Rabu, 27 Mar 2019 11:34 WIB  •  Dibaca: 779 kali
PDAM Tirta Daroy Terkendala Air Baku
MedanBisnis - Banda Aceh. Direktur utama PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub menyatakan, bahwa permasalahan serius yang dihadapi PDAM Tirta Daroy saat ini merupakan air baku. “Dalam beberapa tahun terakhir kondisi air sungai terus mengalami perubahan yang menyebabkan terkendalanya produksi air bersih,” kata Aiyub di Banda Aceh, Selasa (26/3).
Menurut dia, saat musim penghujan air sungai Krueng Aceh mengalami tingkat kekeruhan yang sangat tinggi yaitu mencapai 2000 – 3000 Nephelometric Turbidity Unit (NTU).

Bahkan, kata dia, air sungai pernah mencapai angka 4000 NTU. “Kondisi ini diperburuk lagi dengan banyak sampah yang terhayut dari hulu dan sepanjang aliran sungai, sehingga menyebabkan kemampuan produksi berkurang,” jelasnya. “Kondisi seperti ini sangat berpengaruh pada keterbatasan kemampuan pengolahan air bersih, sehingga air yang kita distribusikan ke pelanggan juga menjadi berkurang,” ungkap Aiyub.

Sedangkan pada musim kemarau, jelas dia, air sungai mengalami penurunan drastis. Sehingga sangat tergantung pada bendungan karet yang satu-satunya andalan PDAM Tirta Daroy untuk membendung air sungai.

“Jika bendungan karet dalam kondisi bagus, PDAM dapat mendistribusikan air kepada pelanggan 700 liter per detik. Tapi jika bendungan itu bocor maka PDAM hanya sanggup mensuplay air 500 liter per detik,” paparnya.

Selain itu, Ia juga menambahkan, bendungan karet yang merupakan kewewenangan Balai Sumatera - I itu sudah mengalami lebih dari dua kali kebocoran. “Untuk perbaikan juga sering lamban ditangani oleh pihak terkait,” sebutnya.

Tugas besar yang sedang digeluti PDAM Tirta Daroy saat ini, kata dia, membangun sistim Distrik Meter Area (DMA). “Ini bertujuan untuk melokalisir perjalanan air di dalam pipa di suatu wilayah,” kata Aiyub.

Menurut dia, sistim DMA dinilai ampuh untuk mengatasi keluhan air minum yang kerap bermasalah. Karena DMA akan membatasi pergerakan air dari satu wiayah ke wilah lain. Kehilangan air juga dapat diperkecil dengan sistim ini.

Sementara beberapa kawasan yang sebelumnya sulit mendapat suplay air bersih dari PDAM, pasca DMA justeru daerah yang sangat lancar mendapatkan air. ”Kawasan Darussalam, sebelum adanya DMA, kota pelajar itu merupakan kawasan yang tercatat banyak komplin. Sekarang semua sudah teratasi,” pungkasnya.  (dedi irawan)
 
Berita Terkait