Rabu, 27 Mar 2019 11:57 WIB  •  Dibaca: 1,349 kali
Mencuri Sepeda Motor karena Utang Game Online
MedanBisnis - Medan. Terlilit utang akibat bermain game poker online di Facebook, Dedy Syahputra Nasution (33), mencuri sepeda motor yang diparkir di halaman kantor tempatnya bekerja, Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumut di Jalan Putri Hijau Medan.
Akibat perbuatannya, warga Jalan Tiung, Perumnas Mandala itu meringkuk di tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Poldasu bersama rekannya yang berpedan menjualkan sepeda motor curiannya, Rijaldy Harahap (36), warga Jalan Enaggang, Perumnas Mandala.

Dijelaskan Wakil Direktur (Wadir) Reskrimum Poldasu AKBP Donald Simanjuntak, kedua pelaku diamankan atas pelimpahan kasus dari Polsek Medan Barat, berdasarkan laporan Nomor LP/91/III/2019/SPKT Restabes Medan/Sek Medan Barat, tanggal 20 Maret 2019.

Kejadian, paparnya, berawal ketika Dedy datang ke kantor berjalan kaki, Selasa (19/3). Selanjutnya, sekitar pukul 12.00 WIB, dia mengambil sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam, BK 5845 AGZ, milik rekan kantornya Yan Putra Jalo (24), warga Jalan Bromo Raya, Perumahan Bromo Bisnis Center, Kecamatan Medan Denai.

"Tersangka mengambil motor itu karena kuncinya tertinggal di lokasi parkiran dan tersangka lalu mbawa pergi motor korban," kata Donald yang didampingi Kasubdit III Jahtanras AKBP Maringan Simanjuntak dan Kanit Ranmor Kompol Anjas kepada wartawan, Selasa (26/3).

Namun, imbuhnya, saat Dedy keluar dari areal kantor sempat terlihat satpam Kantor Kemenkumham Sumut bernama Dedy Prayetno. Berdasarkan keterangan satpam inilah penelusuran bisa dilakukan hingga akhirnya Dedy Syahputra Nasution berhasil ditangkap.

"Motor curian itu kemudian dibawa ke rumah tersangka Rijaldy dan selanjutnya dijual ke penadah," katanya.

Saat ini, lanjut Donald, pihaknya masih mengejar penadah bernama Keling (45), warga Pasar 5 Tembung. Sedangkan terhadap Dedy dan Rijaldy dijerat pasal 364 dan 480 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.
Sementara itu, Dedy mengaku sepeda motor yang dicurinya itu dijual seharga Rp 3,4 juta.

"Kepada Rijaldy saya beri upah Rp 400 ribu," ujarnya.
Menurut Dedy, dia mencuri sepeda motor rekan sekantornya itu karena terdesak untuk menembus sepeda motornya yang digadai, sekaligus untuk membayar utang dan sisanya digunakannya untuk kembali bermain game poker online di Facebook. (rozie winata )
 
Berita Terkait