User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,105.00 12,130.00
SGD 9,310.80 9,346.00
JPY 102.58 103.24
MYR 3,606.02 3,644.55
CNY 1,967.00 1,981.20
THB 368.90 373.08
HKD 1,560.10 1,564.25
EUR 14,981.15 15,037.65
AUD 10,508.35 10,555.65
GBP 18,939.55 19,004.15
Last update: 24 Nov 2014 09:00 WIB
Daerah
Senin, 04 Mar 2013 14:27 WIB - http://mdn.biz.id/n/16088/ - Dibaca: 237 kali
Guru Perlu Pacu Kreativitas Siswa
MedanBisnis - Laguboti. Guru di sekolah diperlukan untuk memacu siswa, agar lebih giat belajar. Munculnya rasa jenuh di kalangan siswa, karena Guru kurang dapat memberikan aktivitas lain selain di sekolah.
Seperti yang terjadi di SMKN1 Kecamatan Laguboti. Sekolah tersebut memiliki siswa 572 siswa. Para guru memberikan jadwal khusus untuk memberikan kreativitas siswa di sekolah.

SMK yang memiliki 4 jurusan tersebut juga memiliki jumlah ruang praktik sesuai jurusan yakni kriya kayu, kriya logam, kriya tekstil dan kriya busana butik, dimana setiap hari seluruh ruangan terpakai dengan tertib oleh siswa untuk membuat kreativitasnya.

Kepala Sekolah SMKN 1 Laguboti Bosi Sianipar mengatakan, salah satu jurusan yang diharapkan dari SMKN I Laguboti ini, adalah industri batik yaitu busana batik."Siswa kita diajari keterampilan batik. Mereka ditempa untuk menekuni bagaimana layaknya seorang tenaga kerja yang di pekerjakan di industri batik," katanya.

Bosi mengatakan, untuk membiayai penambahan praktik ini, pihak sekolah memungut anggaran dari komite Rp 25.000. Dana tersebut digunakan, untuk berbagai kegiatan siswa mendukung karya nyatanya, sekaligus modal mandiri," katanya.

Kegiatan praktik yang didukung beberapa guru profesional ini, sangat menentukan ketrampilan siswa di SMKN1 Laguboti. Bosi mengharapkan, pihak luar termsuk perusahaan dapat menerima siswanya, setelah menamatkan studinya dari sekolah. "Kita berharap, siswa kita dapat bekerja di perusahaan yang membutuhkan," katanya.

Dia juga mengharapkan, kegiatan sekolah tersebut bisa lebih diperhatikan pemerintah. Sekolah yang berdiri di atas lahan 2,7 ha tersebut, perlu menjaga peralatan lebih baik, selain harga peralatan mahal juga sangat sulit didapatkan."Itulah yang kami harapkan, termasuk kenyamanan gedung praktik," katanya.(tumbur tumanggor)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook