User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,165.00 12,185.00
SGD 9,362.00 9,392.70
JPY 103.23 103.85
MYR 3,613.80 3,653.51
CNY 1,977.60 1,989.75
THB 368.65 373.16
HKD 1,568.50 1,572.05
EUR 15,194.15 15,244.75
AUD 10,407.15 10,449.95
GBP 19,192.75 19,249.95
Last update: 27 Nov 2014 09:00 WIB
Aceh Bisnis
Rabu, 06 Mar 2013 07:27 WIB - http://mdn.biz.id/n/16379/ - Dibaca: 673 kali
Pemerintah Tak Lagi Berikan BLBU ke Petani
MedanBisnis - Kutacane. Di tahun 2013 ini pemerintah pusat tidak memberikan lagi bantuan langsung bibit unggul (BLBU) melalui dana APBN. Demikian dikatakan Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Agara, Djaruddin Mamas SP kepada MedanBisnis, Senin (5/3).
Dijelaskannya, tidak diberikannya BLBU seperti tahyun sebelumnya guna meminimalisir penyalahgunaan bantuan yang biasa diberikan melaui kelompok tani.
Agar bantuan dapat dinikmati langsung petani, pembagian pupuk sepenuhnya diserahkan ke pihak ketiga yakni distrubutor atau agen resmi yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Nantinya para petani bisa membeli sesuai dengan kebutuhan berdasarkan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sedangkan jenis pupuk yang disubsidi pemerintah nantinya yakni Urea, TSP, ZA, NPK, SP36 dan pupuk organik.

Jika nama kelompok tani yang tidak masuk ke dalam nama kelompok pengusul yang sudah didata oleh pihak penyuluh di setiap kecamatan, maka petani itu tidak bisa mendapat subsidi harga dari distributor.

Makanya dia berharap tenaga pendaftar nama dan kelompok tani benar-benar mendata, jangan main-main dengan data kelompok tani.

Dia menyebutkan, agen resmi sebagi distributor yakni CV Halim Jaya yang berlokasi di wilayah Lawe Bulan, Deleng Pokhisen, Badar dan Babussalam, Ketambe dan Darul Hasanah, serta CV Is Brothers beroperasi di wilayah Kecamatan Bambel, Lawe Sumukh, Bukit Tusam dan Semadam.
Lalu CV Rian Tani beroperasi di enam Kecamatan lainnya yakni Lawe Sigala-gala, Babul Makmur, Loser, Lawe Alas, Tanoh Alas dan Babul Rahmah, terang Djaruddin Mamas.

Djaruddin menambahkan , begitu juga dengan bantuan alat pertanian, akan dilakukan satu atap yakni akan dibentuk workshop atau UPTD yang secara jeli menangani bantuan alat tersebut. ( hidayat)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook