User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,680.00 11,710.00
SGD 9,352.20 9,392.90
JPY 112.36 112.98
MYR 3,692.16 3,731.90
CNY 1,898.50 1,909.05
THB 364.65 368.81
HKD 1,506.80 1,511.25
EUR 15,375.55 15,439.75
AUD 10,920.85 10,972.35
GBP 19,382.95 19,457.35
Last update: 30 Agt 2014 09:00 WIB
Terkini
Rabu, 24 Jul 2013 22:53 WIB - http://mdn.biz.id/n/42178/ - Dibaca: 183 kali
Mensos: Gepeng Serbu Jakarta Akibat Penanganan di Daerah
MedanBisnis - Jakarta. Gelandangan dan pengemis (gepeng) di Jakarta selama Ramadan jumlahnya terus meningkat.
Menteri Sosial Salim Assegaf Al Jufri menyatakan hal tersebut akibat dari penanganan gepeng di daerah yang kurang maksimal. "Kalau gepeng itu dari luar kota sebabnya macam-macam. Mungkin penanganan di daerah juga yang kurang maksimal untuk penanganan gelandangan pengemis itu sendiri," ujar Salim, saat acara buka bersama, di Resto Larazeta, Jl Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2013). Salim mengatakan, penanganan gepeng harus dilakukan secara menyeluruh. Harus diketahui apa penyebab seseorang kemudian menjadi gepeng termasuk dalam hal ini menjadi 'manusia gerobak'. "Jadi kalau penyelesaiannya parsial itu tidak selesai selesai. Mestinya juga secara komprehensif, dari hulu ke hilir," jelasnya. Salim pun mengimbau pemerintah daerah dimana gepeng itu berasal harus menjalankan perda yang sudah ditetapkan. Jika perda diterapkan dengan baik, maka pandangan penanganan gepeng di daerah kurang maksimal tidak akan ada. "Perda perda di daerah ditegakkan lah, law enforcement, itu juga akan mengurangi pandangan semacam itu," lanjutnya. (dtc)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook