User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. JK
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,050.00 12,080.00
SGD 9,434.00 9,434.00
JPY 111.45 11,204.00
MYR 366,289.00 370,187.00
CNY 1,963.70 1,977.40
THB 37,002.00 37,454.00
HKD 1,552.80 1,557.65
EUR 15,237.25 15,300.55
AUD 10,525.75 110,577.35
GBP 19,307.75 19,381.25
Last update: 24 Okt 2014 09:00 WIB
Berita Terkini
Selasa, 21 Jan 2014 15:46 WIB - http://mdn.biz.id/n/74386/ - Dibaca: 140 kali
Ratusan Gempa Susulan Goyang Selandia Baru Usai Gempa 6,3 SR
MedanBisnis - Wellington. Ratusan gempa susulan telah menggoyang Selandia Baru sejak gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter (SR) mengguncang negeri Kiwi itu pada Senin, 20 Januari kemarin. Bahkan para ahli geologi memperkirakan, gempa-gempa susulan masih akan terus terjadi.
Tak ada korban luka akibat gempa tersebut. Namun sejumlah rumah dan tempat usaha dilaporkan rusak. Bahkan layanan kereta api dari kawasan utara kota Masterton dan Wairapapa sempat dihentikan.

Menurut para ahli geologi di badan monitoring GeoNet milik pemerintah Selandia Baru, gempa 6,3 SR tersebut bisa diikuti oleh sekitar 33 gempa susulan berkekuatan 4 SR hingga 4,9 SR dalam sepekan ke depan, dan hingga lima gempa susulan berkekuatan 5-5,9 SR.

Bukan tak mungkin pula akan terjadi gempa yang berkekuatan lebih besar dari gempa 6,3 SR yang kemarin.

Sementara Radio New Zealand hari ini melaporkan, sebuah gedung berlantai tiga di kota Masterton akan dihancurkan karena mengalami kerusakan akibat gempa kemarin. Para petugas terkait saat ini tengah memeriksa gedung-gedung dan infrastruktur lainnya yang mengalami kerusakan akibat gempa kemarin.

Selandia Baru tercatat mengalami maksimum 15 ribu kali getaran gempa setiap tahunnya. Pada tahun 2011 lalu, gempa berkekuatan 6,3 SR mengguncang kota Christchurch di Pulau Selatan dan menewaskan 185 orang. Gempa tersebut merupakan salah satu bencana paling mematikan di negeri Kiwi tersebut di era modern. (dtc)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook