User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
GGRM 1,325 2.04%
UNTR 725 3.26%
ITMG 700 4.3%
Last update: 02 Des 2016
Efek Pencetak Rugi (RPH)
TBIG -275 -5%
INDF -250 -3.25%
TOWR -170 -4.42%
Last update: 02 Des 2016
Volume Terbesar
MYRX 1,618,938,496
BEKS 1,524,362,496
ARTI 873,186,304
Last update: 02 Des 2016
Transaksi Tertinggi
BBCA 403,992,217,500
TLKM 269,094,041,000
MYRX 262,461,039,500
Last update: 02 Des 2016
Efek Teraktif
ARTI 10,939 Freq
BEKS 10,842 Freq
TLKM 10,026 Freq
Last update: 02 Des 2016
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,456.00 13,592.00
SGD 9,428.91 9,525.54
JPY 11,813.87 11,934.32
MYR 3,018.73 3,052.67
CNY 1,955.98 1,975.75
THB 377.02 381.16
HKD 1,734.98 1,752.54
EUR 14,353.52 14,499.95
AUD 9,984.35 10,089.34
GBP 16,950.52 17,123.20
Last update: 02 Des 2016 11:06 WIB
Keuangan & Perbankan
Sabtu, 08 Mar 2014 06:43 WIB - http://mdn.biz.id/n/83266/ - Dibaca: 318 kali
BI: Utang Swasta Harus Produktif
MedanBisnis- Jakarta . Bank Indonesia (Bi) menekankan, penggunaan utang swasta seyogyanya untuk hal yang produktif.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, penggunaan utang secara produktif memungkinkan dapat mengembalikan utang secara konsisten.

"Sebetulnya kalau seandainya ada peningkatan utang tidak terlalu mengkhawatirkan. Harus dijaga tentang jangka waktunya, mata uang ya, dan pengelolaannya. Itu tujuan ya untuk produktif. Kalau tujuan ya produktif tentu akan memberikan kepada service utang ya pembayaran bunga dan cicilannya dilakukan dengan baik," ujar Agus di Jakarta, Jumat (7/3).

Agus mewanti-wanti kepada pihak swasta yang melakukan utang untuk keperluan non-produktif. Sebab itu akan berdampak buruk bagi swasta dan negara. "Tapi kalau tujuan untuk spekulasi, untuk hal-hal tak produktif, itu tak baik karena memberi beban tak baik," jelas dia.

Oleh karena itu, mantan Menteri Keuangan itu mengungkapkan, agar swasta menjaga utang yang telah jatuh tempo. "Penarikan pinjaman dari luar negeri tidak terlalu baik. Dijaga mata uangnya, jatuh tempo, tingkat bunganya," imbuhnya. (inh)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!