User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. JK
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,050.00 12,080.00
SGD 9,434.00 9,434.00
JPY 111.45 11,204.00
MYR 366,289.00 370,187.00
CNY 1,963.70 1,977.40
THB 37,002.00 37,454.00
HKD 1,552.80 1,557.65
EUR 15,237.25 15,300.55
AUD 10,525.75 110,577.35
GBP 19,307.75 19,381.25
Last update: 24 Okt 2014 09:00 WIB
Keuangan & Perbankan
Sabtu, 08 Mar 2014 06:43 WIB - http://mdn.biz.id/n/83266/ - Dibaca: 119 kali
BI: Utang Swasta Harus Produktif
MedanBisnis- Jakarta . Bank Indonesia (Bi) menekankan, penggunaan utang swasta seyogyanya untuk hal yang produktif.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, penggunaan utang secara produktif memungkinkan dapat mengembalikan utang secara konsisten.

"Sebetulnya kalau seandainya ada peningkatan utang tidak terlalu mengkhawatirkan. Harus dijaga tentang jangka waktunya, mata uang ya, dan pengelolaannya. Itu tujuan ya untuk produktif. Kalau tujuan ya produktif tentu akan memberikan kepada service utang ya pembayaran bunga dan cicilannya dilakukan dengan baik," ujar Agus di Jakarta, Jumat (7/3).

Agus mewanti-wanti kepada pihak swasta yang melakukan utang untuk keperluan non-produktif. Sebab itu akan berdampak buruk bagi swasta dan negara. "Tapi kalau tujuan untuk spekulasi, untuk hal-hal tak produktif, itu tak baik karena memberi beban tak baik," jelas dia.

Oleh karena itu, mantan Menteri Keuangan itu mengungkapkan, agar swasta menjaga utang yang telah jatuh tempo. "Penarikan pinjaman dari luar negeri tidak terlalu baik. Dijaga mata uangnya, jatuh tempo, tingkat bunganya," imbuhnya. (inh)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook