User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. CPNS
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,660.00 11,690.00
SGD 9,335.40 9,376.10
JPY 112.20 112.82
MYR 3,666.14 3,705.16
CNY 1,891.30 1,907.50
THB 363.17 367.03
HKD 1,504.30 1,508.70
EUR 15,479.85 15,544.25
AUD 10,858.95 10,911.55
GBP 19,328.75 19,403.15
Last update: 23 Agt 2014 09:00 WIB
Terkini
Senin, 17 Mar 2014 08:53 WIB - http://mdn.biz.id/n/85042/ - Dibaca: 6,385 kali
Pesawat MAS MH370 Terbang Rendah dan Hindari Radar 3 Negara?
MedanBisnis - Jakarta. Pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 masih terus dilakukan hingga hari ini dengan melibatkan puluhan negara. Namun muncul dugaan pesawat tersebut terbang rendah dan menghindari radar tiga negara.
"MH370 menurunkan ketinggian dengan menggunakan teknik terbang berbahaya yang disebut terrain masking untuk menghindari radar sedikitnya dari tiga negara," ujar seorang anggota penyelidik seperti yang dikutip dari Sydney Morning Herald, Senin (17/3).

Pesawat jenis Boeing 777-200 itu diduga turun ke ketinggian 1.524 meter atau 5.000 kaki. Jika dugaan ini benar, maka pesawat yang dipiloti oleh Zaharie Ahmad Shah itu terbang dibalik perbukitan atau pegunungan untuk menghindari deteksi radar. Teknik yang biasa dilakukan oleh pesawat tempur ini membutuhkan keahlian luar biasa sang pilot.

Para ahli menilai pesawat Boeing 777 dengan berat maksimal mencapai 250 ton membuatnya sangat berbahaya jika melakukan terrain masking. Untuk para pilot jet tempur pun teknik ini sulit dilakukan.

Namun penyelidik menilai seseorang yang sehari-hari menerbangkan pesawat tentu memiliki kemampuan avionik dan navigasi yang handal. Sehingga ia tahu cara untuk melepaskan diri dari radar tanpa meninggalkan jejak apa pun. (dtc)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook