User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,180.00 12,200.00
SGD 9,349.80 9,381.15
JPY 102.82 103.43
MYR 3,617.31 3,655.91
CNY 1,976.60 1,990.00
THB 369.68 373.63
HKD 1,570.60 1,574.15
EUR 15,159.25 15,209.75
AUD 10,359.15 10,401.85
GBP 19,129.95 19,187.05
Last update: 28 Nov 2014 09:00 WIB
Daerah
Selasa, 08 Apr 2014 08:11 WIB - http://mdn.biz.id/n/88991/ - Dibaca: 376 kali
Tak Hanya Bersihkan Parit
KPA SMAN 1 Tebingtinggi Juga Tanam Pohon
BERSIHKAN PARIT - Komunitas Pencinta Alam (KPA) SMAN 1 Tebingtinggi membersihkan parit dan menanam pohon sengon di kawasan Jalan Karya Pembangunan Kelurahan Damar Sari Kecamatan Padang Hilir. (medanbisnis/ali yustono)
MedanBisnis - Tebingtinggi. Komunitas Pencinta Alam (KPA) siswa-siswi SMA Negeri 1 Tebingtinggi membersihkan parit dan penanaman pohon Sengon dikawasan Jalan Karya Pembangunan dan Jalan Ahmad Bilal Kelurahan Damar Sari Kecamatan Padang Hilir, Minggu (6/4).
Dengan menggunakan peralatan cangkul, sapu dan alat pembuang sampah yang mereka bawa dari sekolah, puluhan siswa-siswi bersama guru pembimbingnya tampak antusias membersihkan sisi kanan dan kiri parit. Dalam waktu singkat, parit yang semula ditumbuhi rerumputan dan lalang menjadi bersih. Selanjutnya para siswa-siswi melakukan penanaman pohon sengon di kawasan Jalan Damar.

Pembina KPA SMAN 1 Tebingtinggi, Fahrinandriana SPd (guru Biologi) mengatakan, tujuan kegiatan membersihkan parit dan penanaman pohon oleh siswa - siswi SMAN Tebingtinggi adalah untuk menanamkan jiwa kepedulian siswa terhadap lingkungan, baik di lingkungan di sekolah maupun di sekitarnya.

"Sejak terbentuknya Komunitas Pencinta Alam di SMAN 1 Tebingtinggi pada Desember 20012 lalu, kepedulian siswa-siswi terhadap kebersihan lingkungan semakin tinggi bahkan turut mensukseskan program sekolah peduli dan berbudaya lingkungan dengan peringkat Sekolah Adiwiyata Nasional dan pada tahun 2013 meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI," katanya.

Ketua KPA SMAN 1 Tebingtinggi, Fahmi Syukri siswa kelas XI IPA-6 menambahkan, melalui Komunitas Pencinta Alam ini para siswa lebih berkreatif lagi seperti pembuatan kompos, rumah anggrek (budidaya anggrek) dan pembuatan lubang Biopori sebagai serapan air.

"Sampah-sampah organik yang terdapat di sekitar sekolah dikumpulkan dan kemudian kami jadikan untuk pembuatan kompos," kata Fahmi. Dia mengajak kepada seluruh pelajar dan masyarakat kota Tebingtinggi untuk tidak membuang sampah disembarangan tempat karena nantinya dapat menyebabkan banjir dan kerusakan lingkungan.

"Saya mengajak seluruh pelajar khususnya di Kota Tebingtinggi untuk tidak membuang sampah sembarang tempat dan peduli terhadap lingkungan disekitarnya," ajaknya. (ali yustono)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook