User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TPIA 1,025 4.09%
PLIN 680 16.19%
MAPB 630 25%
Last update: 22 Jun 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
ITMG -550 -3.08%
RDTX -325 -4.71%
INTP -250 -1.34%
Last update: 22 Jun 2017
Volume Terbesar
MYRX 765,811,584
IIKP 237,799,504
BUMI 234,360,992
Last update: 22 Jun 2017
Transaksi Tertinggi
BMRI 445,433,070,000
ASII 406,870,680,000
BBRI 393,311,260,000
Last update: 22 Jun 2017
Efek Teraktif
HOKI 9,692 Freq
PGAS 7,631 Freq
HOKI-W 7,008 Freq
Last update: 22 Jun 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,252.00 13,386.00
SGD 9,540.68 9,640.62
JPY 11,938.74 12,062.72
MYR 3,092.65 3,126.84
CNY 1,943.19 1,962.84
THB 390.22 394.40
HKD 1,699.04 1,716.31
EUR 14,798.51 14,950.82
AUD 9,997.31 10,105.09
GBP 16,781.01 16,954.71
Last update: 23 Jun 2017 11:05 WIB
Aceh Bisnis
Selasa, 15 Apr 2014 07:36 WIB - http://mdn.biz.id/n/90297/ - Dibaca: 1,463 kali
Kemenkum HAM akan Periksa Dua Sipir Rutan Tapaktuan
MedanBisnis - Tapaktuan. Pihak berwenang dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) perwakilan Provinsi Aceh dijadwalkan memeriksa dua oknum sipir Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tapaktuan berinisial MR dan IR di Banda Aceh.
Pemeriksaan dijadwalkan Selasa (15/4), menyusul terjadinya aksi unjuk rasa ratusan penghuni Rutan Tapaktuan Sabtu (12/4) yang memprotes sikap dua oknum sipir tersebut dituding selama ini kerap memeras para penghuni rutan, melakukan tindakan tidak manusiawi, serta membatasi kunjungan keluarga para tahanan.

"Benar, barusan saya menerima telepon dari Kanwil Kemenkum HAM memerintahkan kedua oknum sipir tersebut harus segera berangkat ke Banda Aceh malam ini juga, karena besok dijadwalkan dilakukan proses pemeriksaan terhadap keduanya," kata Kepala Rutan kelas IIB Tapaktuan Syafruddin SH menjawab MedanBisnis di Tapaktuan, Senin (14/4).

Syafruddin menyatakan, Kanwil Kemenkum HAM Aceh tetap mengusut dan memproses hukum kedua oknum petugas tersebut, terkait masalah yang ditudingankan kepada keduanya.
"Kasus itu tetap diusut tuntas. Dan kami pun mendukung langkah-langkah pengusutan tersebut, agar tidak ada pihak yang dirugikan serta jelas duduk persoalannya, siapa yang sebenarnya salah dan siapa yang benar," ujar Syafruddin.

Dia juga menginformasikan, pasca unjuk rasa di dalam Rutan Kelas IIB Tapaktuan Sabtu lalu, situasi rutan saat ini kembali normal.

"Saat ini situasinya kembali normal, tidak ada lagi aksi protes. Saya melihat, memang penyebab atau biang keroknya kedua oknum sipir tersebut. Setelah keduanya ditarik dan dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Banda Aceh, situasi kembali normal, tidak ada lagi aksi protes," ujar Syafruddin.

Sebelumnya ratusan warga penghuni Rutan Kelas IIB Tapaktuan Sabtu lalu sekira pukul 14.00 WIB menggelar aksi unjuk rasa di dalam rutan, memprotes sikap sewenang-wenang oknum sipir yang kerap memeras penghuni rutan saat oknum tersebut kalah judi. Selain itu, para penghuni rutan juga mengaku sering menerima tindakan tidak manusiawi dari dua oknum sipir tersebut, khususnya saat calon anggota legislatif (caleg) DPRK Aceh Selatan dari salah satu partai politik yang dijagokan oleh oknum sipir tersebut kalah dalam pemungutan suara di rutan, baru-baru ini.

Aksi unjuk rasa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut beruntung tidak sampai meluas atau berujung pada aksi kerusuhan massal, karena cepat diamankan petugas kepolisian dari polres dibantu sejumlah personil Kodim 0107/Aceh Selatan. (hendri z)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!