User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,070.00 12,100.00
SGD 9,476.30 9,516.45
JPY 111.56 112.17
MYR 370,318.00 374,280.00
CNY 1,969.90 1,983.65
THB 37,248.00 37,670.00
HKD 1,555.80 1,560.65
EUR 15,361.55 15,425.15
AUD 10,703.75 10,754.55
GBP 19,458.05 19,531.95
Last update: 30 Okt 2014 09:00 WIB
Daerah
Jumat, 02 Mei 2014 08:02 WIB - http://mdn.biz.id/n/93190/ - Dibaca: 135 kali
Aparat TNI di Sibolga dan Tapteng Bersih Politik
FOTO BERSAMA Dandim 0211/TT Letkol Indra Kurnia, foto bersama para camat, lurah dan kepling, usai menggelar rapat koordinasi pembangunan dengan aparat Pemko Sibolga dan Pemkab Tapteng tahun 2014, Rabu (30/4). (medanbisnis/juniwan )
MedanBisnis - Sibolga . Komandan Distrik Militer (Dandim) 0211/Tapanuli Tengah (TT) Letkol Inf Indra Kurnia mengungkapkan, seluruh aparat TNI yang bertugas di wilayah hukum Markas Komando Distrik Militer (Makodim) di Sibolga dan Tapteng tidak ada yang terkena sanksi hukuman lantaran terlibat politik pada Pemilu lalu.
"Belum ada satupun anggota kita yang ditemukan terlibat atau bermain politik pada Pemilu Legislatif yang baru lalu," kata Indra Kurnia kepada wartawan, usai menggelar rapat koordinasi pembangunan dengan aparat pemerintah Kota Sibolga dan Tapteng tahun 2014, Rabu (30/4) kemarin.

Menurut Indra, kondisi tersebut dimungkinkan karena pemahaman dan penegasan netralitas TNI. Aparat TNI selain tidak punya hak pilih, dilarang untuk terlibat dalam politik praktis seperti mengarahkan orang ke oknum tertentu, tidak memasang atribut tanda parpol atau caleg di lingkungan TNI atau difasilitas TNI dan lainnya. "Seluruh anggota takut melanggar, apalagi mereka siaga satu pada Pemilu," ujarnya.

Letkol Indra menambahkan, seluruh aparat mulai dari tingkat Kodim dan Koramil siaga satu di wilayah dan markas masing-masing. Kecuali Babinsa TNI yang harus tetap bergerak (mobile) guna memantau kondisi di wilayah tugasnya. "Artinya, waktu dan peluang untuk bermain politik memang tidak ada," tandas Letkol Inf Indra.

Rapat koordinasi yang dihadiri para Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan (Kepling) yang bertugas di lingkungan Pemko Sibolga dan Pemkab Tapteng membahas tentang peran serta TNI dalam membantu program pembangunan pemerintah daerah yang dimulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten/kota sesuai amanat UU No 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara (Hanneg). Sekaligus juga tentang rekrutmen TNI dan Netralitas TNI dalam berpolitik.(juniwan)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook