User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. PAN
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,195.00 12,225.00
SGD 9,566.20 9,606.45
JPY 111.35 111.94
MYR 3,687.77 3,726.79
CNY 1,978.40 1,991.80
THB 372.54 376.77
HKD 1,570.50 1,575.30
EUR 15,459.65 15,523.35
AUD 10,615.75 10,667.65
GBP 19,779.05 19,877.95
Last update: 30 Sep 2014 09:00 WIB
Politik
Senin, 05 Mei 2014 07:58 WIB - http://mdn.biz.id/n/93616/ - Dibaca: 105 kali
Caleg DPRA Protes Penggelembungan Suara
MedanBisnis - Banda Aceh. M Saleh, calon legislatif DPR Aceh nomor urut 2 Partai Golkar daerah pemilihan 9 memprotes adanya dugaan penggelembungan suara yang dilakukan caleg dari partainya.
"Saya sudah laporkan ke Bawaslu Aceh soal penggelembungan suara. Kami juga merencanakan membawa kasus ini ke Mahkamah Konstitusi," kata M Saleh di Banda Aceh, Minggu.

Disebutkan, pihaknya menemukan bukti penggelembungan suara pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 yang dilakukan caleg nomor urut satu Partai Golkar, daerah pemilihan 9 Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya dan Kota Subulussalam.

"Saat pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, kami belum memperoleh bukti kuat berupa data-data penggelembungan. Tapi, hari ini sudah bisa membuktikannya. Karena itu kami mengadukan ke Bawaslu, termasuk juga ke MK jika tidak bisa diselesaikan di provinsi," katanya menjelaskan.

M Saleh menjelaskan, penggelembungan suara terjadi di beberapa TPS maupun hasil rekap di KPPS dan PPK (kecamatan), misalnya di TPS 3 Desa Limau Purut, Kluet Utara, Aceh Selatan.

"Di TPS tersebut, dalam C1 asli, saya memperoleh sebanyak 22 suara, Suprijal Yusuf nihil dan Cut Adawiyah memperoleh satu suara. Tapi, dalam C1 yang diduga palsu dan hasil rekap kecamatan (DA) dan rekap kabupaten (DB), berubah yakni Suprijal 22 suara, M Saleh satu suara dan Cut Adawiyah nihil," kata dia.

Kemudian, M Saleh menjelaskan penggelembungan lainnya di Gampong Pasar, Kecamatan Singkil. Suprijal di C1 3 suara, begitu direkap kecamatan naik menjadi 24 suara. Sementara, M Saleh di C1 memperoleh enam suara, setelah direkap DA kecamatan turun menjadi tiga suara.
"Berdasarkan bukti-bukti dan data tersebut, maka saya mengajukan protes ke Bawaslu. Mudah-mudahan bisa diselesaikan seadil-adilnya. Kalau nanti tidak selesai, saya ajukan gugatan ke MK," kata M Saleh.

Sementara itu, Koordinator Pemenangan Pemilu Partai Golkar Aceh Yusuf Ishak mengatakan hal tersebut merupakan masalah internal partai.

"Kami berpendapat silahkan cocokkan kembali sesuai data yang diperolehnya. Bagi yang merasa keberatan silakan saja ajukan gugatan," katanya.

Ia menyatakan biarkan mereka (M Saleh dan Suprijal) mencari kebenaran dan keadilan, karena nanti akan ditemukan siapa yang benar-benar memang duduk sebagai anggota dewan.

"Mereka semua telah bekerja dan memperjuangkan dirinya untuk maju, mudah-mudahan yang terbaik setelah peninjauan dan penetapan nantinya," kata Yusuf Ishak. (ant)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook