User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,180.00 12,200.00
SGD 9,349.80 9,381.15
JPY 102.82 103.43
MYR 3,617.31 3,655.91
CNY 1,976.60 1,990.00
THB 369.68 373.63
HKD 1,570.60 1,574.15
EUR 15,159.25 15,209.75
AUD 10,359.15 10,401.85
GBP 19,129.95 19,187.05
Last update: 28 Nov 2014 09:00 WIB
Wacana
Senin, 05 Mei 2014 08:28 WIB - http://mdn.biz.id/n/93636/ - Dibaca: 154 kali
Suara Hati
Negara Emerging Economy
Fantastis, itulah satu kata yang mungkin pas kita ungkapkan dengan predikat baru yang diraih Indonesia. Sebab Bank Dunia merilis Indonesia berada di peringkat ke-10 ekonomi dunia dari gross domestic product (GDP) atau produk domestik bruto (PDB).
Peringkat yang diraih Indonesia saat ini menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) naik dari dua tahun (2012) lalu yang menduduki nomor 16 dunia. Hal ini menempatkan Indonesia menjadi negara G-20 yang ekonominya terbesar di dunia.

Masih menurut SBY, saat ini Indonesia tampil sebagai sebuah negara emerging economy, dan menjadi kekuatan ekonomi ke-16 dunia. Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah, dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran yang secara bertahap berhasil diturunkan.

Katanya Indonesia kini berada di bawah Amerika Serikat, China, India, Jepang, Jerman, Rusia, Brasil, Perancis dan Inggris. Untuk masa mendatang ditargetkan peringkat persentase ekonomi Indonesia di dunia bisa meningkat hingga tujuh besar dari saat ini 10 besar dunia.

Meningkatnya ekonomi Indonesia bisa masuk 10 besar kita yakini bisa membawa nilai positif bagi pembangunan negeri ini. Sebab, raihan yang diperoleh saat ini tidak terlepas dari perbaikan infrastruktur. Seperti diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri, untuk mencapai posisi tujuh besar dunia maka dibutuhkan perbaikan dalam infrastruktur, sumber daya manusia dan governance.

Menjadi pertanyaan apakah sebanding penilaian bank dunia dengan kenyataan di lapangan bahwa Indonesia masuk 10 besar ekonomi dunia. Sebab, masih banyak terdapat masalah ekonomi, infrastruktur di negeri ini misalnya soal infrastruktur jalan, listrik dan air minum (secara khusus di Sumatera).

Masalah ekonomi di Indonesia antara lain masih buruknya infrastruktur jalan baik ruas jalan nasional dan provinsi. Begitu juga dengan masalah listrik yang hingga kini masih krisis dan itu dibuktikan di Sumatera Utara masih sering terjadi pemadaman listrik bergilir.

Sebagai warga negara yang baik harus berpikiran positif atas penilaian Bank Dunia untuk Indonesia ini. Mudah-mudahan dengan membaiknya ekonomi kita, pemimpin negara ini terus melakukan pembenahan agar predikat 10 besar ekonomi dunia itu tidak dicabut.

Kita harapkan kepada presiden yang baru nanti bisa mempertahankan dan memperbaiki predikat yang telah diraih saat ini. Semoga target Indonesia bisa masuk peringkat tujuh ekonomi dunia bisa tercapai dan kita benar-benar menjadi negara emerging economy.
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook