User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,050.00 12,080.00
SGD 9,434.00 9,434.00
JPY 111.45 11,204.00
MYR 366,289.00 370,187.00
CNY 1,963.70 1,977.40
THB 37,002.00 37,454.00
HKD 1,552.80 1,557.65
EUR 15,237.25 15,300.55
AUD 10,525.75 110,577.35
GBP 19,307.75 19,381.25
Last update: 24 Okt 2014 09:00 WIB
Daerah
Rabu, 07 Mei 2014 08:17 WIB - http://mdn.biz.id/n/94125/ - Dibaca: 154 kali
Diduga akibat Pemadaman Listrik
Rumah Dinas dan Kantor Jaga PLN Dirusak
MedanBisnis - Samosir. Rumah dinas, kantor jaga dan kediaman pribadi koordinator jaga PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Kecamatan Nainggolan, Samosir, Mangapar Limbong, rusak dilempari masyarakat Senin (5/5) malam sekira pukul 23.000 WIB.
"Akibat aksi pelemparan rumah dinas dan kantor jaga, kaca jendela hancur dan beberapa pot bunga yang ada di sekitar rumah hancur akibat diobrak-abrik masyarakat yang berjumlah 40 orang," kata Koordinator Kantor Jaga PLN Nainggolan Mangapar Limbong, kepada wartawan, di Nainggolan, Selasa (6/5).

Mangapar menduga, pengerusakan dan pelemparan dilakukan masyarakat karena pemadaman arus listrik di wilayah Nainggolan. Padahal, katanya, pemadaman bukan karena adanya gangguan di Nainggolan, melainkan akibat adanya pemadaman bergilir dari Medan. "Akibat kejadian itu saya beserta istri dan anak-anak menjadi trauma karena tindakan masyarakat yang anarkis," ujar Mangapar.

Beruntung, katanya, ia berhasil menyelamatkan diri ke Kantor Polsek Nainggolan. "Setelah mendengar penjelasan saya, pihak Kepolisian turun langsung dan membubarkan kerumunan massa," lanjut Mangapar.

Kepala Ranting PLN Pangururan R Sitompul, membenarkan, kejadian adanya aksi masyarakat di Nainggolan yang melakukan pengerusakan kantor, rumah dinas dan kediaman koordinator jaga PT PLN di Nainggolan.

"Sampai saat ini kita masih menunggu niat baik warga untuk berjanji tidak melakukan aksi serupa dan bila masyarakat tidak ada itikad baik, maka kami akan melaporkan kejadian itu kepada polisi," ujarnya. (tumpal sijabat)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook