User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,965.00 11,995.00
SGD 9,429.40 9,469.60
JPY 109.94 110.53
MYR 3,690.78 3,730.85
CNY 1,942.90 1,956.25
THB 370.05 374.25
HKD 1,543.40 1,547.80
EUR 15,372.65 15,436.45
AUD 10,628.55 10,680.45
GBP 19,583.15 19,681.45
Last update: 23 Sep 2014 09:00 WIB
Terkini
Selasa, 13 Mei 2014 21:44 WIB - http://mdn.biz.id/n/95351/ - Dibaca: 300 kali
Koalisi Golkar-PDIP Masih Menggantung dengan Catatan
MedanBisnis - Jakarta. Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum Golkar Aburizal mengisyaratkan bakal membangun koalisi kerakyatan. Namun Ical belum tegas mendukung pencapresan Jokowi.
Saat konferensi pers di Pasar Gembrong, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2014), Ical tak tegas menyatakan dukungan ke pencapresan Jokowi. Ical hanya bicara itu adalah penjajakan koalisi lanjutan dan keputusan berikutnya akan diambil setelah ada pertemuan dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Jokowi malah lebih tegas.

Jokowi menyebut pemilihan tempat pertemuan di Pasar Gembrong sebagai lokasi yang mencerminkan arah koalisi, dalam hal ini koalisi kerakyatan. Namun Jokowi menyampaikan bahwa kerjasama yang ingin dibangun adalah murni. Artinya tidak ada pembicaraan cawapres maupun menteri yang diinginkan Golkar. Jokowi tak segan menyebut kerjasama ini dengan catatan.

"Kalau kita bertemu di titik yang sama, artinya ini adalah kerja sama. Tetapi dengan catatan kita ingin menjaga kemurnian kerja sama ini. Tidak bicara masalah cawapres, tidak bicara masalah menteri, kita ingin menjaga kemurnian kerja sama," kata Jokowi.

Mungkin saja apa yang disampaikan Jokowi belum sepenuhnya bisa diterima Ical. setelah Jokoei menyebut persyaratan itu Ical pun lantas bicara, seolah menegaskan dirinya tak ambisius. "Jadi yang penting kan berkali-kali saya jelaskan presiden atau wakil presiden hanya instrumen mencapai kesejahteraan rakyat," kata Ical. Lalu apakah Golkar-PDIP bakal berkoalisi di Pilrpes 2014? Akankah Ical menerima persyaratan Jokowi? (dtc)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook