User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,460.00 12,510.00
SGD 9,477.40 9,531.55
JPY 104.59 105.46
MYR 3,597.70 3,637.10
CNY 1,998.10 2,014.75
THB 379.31 383.36
HKD 1,606.20 1,613.65
EUR 15,290.95 15,378.55
AUD 10,179.85 10,247.05
GBP 19,502.45 19,607.05
Last update: 19 Des 2014 09:00 WIB
Umum
Jumat, 16 Mei 2014 08:28 WIB - http://mdn.biz.id/n/95714/ - Dibaca: 131 kali
Ical: Koalisi Sudah Ada Kecocokan
MedanBisnis - Jakarta .Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mengisyaratkan partainya akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Tapi keputusan koalisi baru akan diputuskan dalam Rapimnas Golkar pada 18 Mei.
"Dengan Bu Mega dengan PDIP kita baru bicara masalah koalisi ke depan. Koalisi sudah menemukan kecocokan, namun harus dilaporkan ke Rapimnas," kata Ical salam keterangan persnya didampingi Puan Maharani usai bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Teuku Umar, Menteng, Jakpus, Kamis (15/5).

Ical datang ditemani Sekjen Golkar Idrus Marham dan Bendahara Umum Setya Novanto. Sedangkan dari PDIP hadir Sekjen Tjahjo Kumolo, Ketua Bapilu Puan Maharani. Dalam pertemuan, Ical mengaku tidak membicarakan capres dan cawapres.
"Kita tidak membicarakan siapa presiden siapa wapres, saya tidak membicarakan dengan Bu Mega atau Mbak Puan," ujarnya.

Saat ditanyakan soal nasib tawaran poros ketiga yang dibangun Partai Demokrat, dia menegaskan bahwa SBY tidak menawarkan apa pun kepada dirinya dalam pertemuan kemarin. "Tidak ada bicara koalisi," katanya.

Dia juga memberikan kode tentang gayanya berpakaian saat bertemu dengan SBY dan saat bertemu dengan Megawati. "Bertemu dengan Pak SBY selaku Presiden RI, kalau dilihat kemarin saya beda, bajunya pakai baju batik menghormati Presiden. Kami hanya bicara tentang Indonesia yang lebih baik," papar Ical yang dalam pertemuan itu mengenakan pakaian serba putih sebagaimana yang sering digunakan Jkowi.

Sebelumnya, Partai Demokrat mulai mewacanakan pembentukan poros ketiga. Partai ini mengusulkan nama Gubernur DI Yogyakarta yang juga politikus Partai Golkar, Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai bakal capres. Sebelum bertemu Ical, SBY sempat berkata soal kemungkinan adanya poros ketiga itu dengan kehadiran Ical ke kantor kepresidenan.

Puan Maharani membenarkan adanya kesamaan cara pandang antara Megawati dan Ical. Namun, PDI-P masih menunggu proses di internal Partai Golkar. "Sudah ada pembicaraan serius dan insya Allah sudah sampai pada kesepakatan persamaan visi misi. Tetapi, seperti disampaikan Ical, memang semua hal yang disepakati melalui jalur Rapimnas (Rapat Pimpinan Nasional Golkar)," ujar Puan.

Puan menuturkan, PDI-P hanya membuka pintu silaturahim dengan prinsip menjaga semangat dan etika politik. Dia berharap agar kepentingan politik jangan sampai memutuskan komunikasi dengan semua partai politik yang ada. "Politik bukan hanya hari ini. Ada hal besar yang harus dijaga. Bagaimana menjaga silaturahim agar tak terputus hanya karena masalah politik," kata anggota Komisi I DPR itu.

Putri Megawati dan alamarhum Taufiq Kiemas itu menyatakan, partainya akan terus menjalin komunikasi dengan Partai Golkar dan berharap ada titik temu.

Ical Ikhlas
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menyatakan Ica) akan berbesar hati apabila dirinya dinyatakan tak lagi menjadi capres dalam Rapimnas. "Kita belum pernah bicarakan itu (JK diusung Golkar jadi cawapres Jokowi). Tetapi, Pak ARB (Ical) akan menyerahkan semuanya kepada peserta Rapimnas. ARB akan melaksanakan dengan penuh keikhlasan dan penuh tanggung jawab," kata Idrus ketika menghadiri HUT ke-72 JK.

Rapimnas Golkar, jelas Idrus, akan membahas soal perubahan pencapresan Ical menjadi cawapres atau mengajukan nama lain, dukungan capres-cawapres, dan penentuan sikap koalisi Golkar. Nantinya, 43 unsur Golkar yakni DPP, DPD, dan Ormas sayap, akan dilibatkan.

"Nanti Pak ARB akan melaporkan kesepakatan yang ada ke Rapimnas tanggal 18 Mei. Termasuk soal pertemuan dengan Ibu Megawati (Ketum PDIP) tadi yang berlangsung sekitar satu setengah jam. Karena hanya berdua (Ical-Megawati), bicara panjang lebar, kita tidak tahu. Dan saya kira berdasarkan pembicaraan yang ada, masalah prinsip sudah ada kesepakatan dan kesamaan (dengan PDIP)," tutur Idrus. (dcn/kcm)
Advertisement
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook