User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,960.00 11,990.00
SGD 9,443.30 9,483.65
JPY 109.62 110.21
MYR 3,676.02 3,715.30
CNY 1,943.50 1,956.60
THB 369.08 373.60
HKD 1,542.80 1,547.20
EUR 15,357.85 15,421.65
AUD 10,662.35 10,714.35
GBP 19,518.75 19,616.85
Last update: 22 Sep 2014 09:00 WIB
Bursa
Sabtu, 24 Mei 2014 07:45 WIB - http://mdn.biz.id/n/97139/ - Dibaca: 65 kali
OJK Terbitkan DES dan Tingkatkan Pengamanan
MedanBisnis - Jakarta. Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sarjito mengatakan, pihaknya sudah menerbitkan Daftar Efek Syariah (DES). Penerbitan daftar efek syariah sudah dilakukan tanggal 20 Mei 2014 dan akan efektif pada 1 Juni 2014.
"(Daftar ini) menjadi panduan investasi bagi pengguna, manager investasi, asuransi syariah dan investor pada portofolio efek syariah," kata Sarjito saat pemaparan Daftar Efek Syariah (DES) di Jakarta, Jumat (23/5).

Disebutkan, efek-efek syariah yang termuat dalam DES meliputi 322 efek jenis saham emiten dan perusahaan publik. Sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan dalam penyusunan daftar efek syariah yang berasal dari laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2013.

"Secara periodik OJK akan melakuan review atas daftar efek syariah berdasarkan laporan keuangan tangah tahun dan laporan keuangan tahunan dari emiten atau perusahaan publik," katanya.

Tingkatkan Pengamanan
Pada bagian lain Sarjito juga menyebutkan pihaknya akan meningkatkan pengawasan keamanan investasi syariah dan lainnya. Menurut Sarjito pengawasan berlaku pada trading syariah.

"Saya kira secara umum untuk trading saat ini sama. Tetapi untuk security dan proses trading agar lebih secure account cilent tentu saja akan dilakukan peningkatan terus menerus," kata Sarjito. Disebutkannya, untuk menghidari trading syariah yang bodong, pihaknya sudah memiliki standar. Biasanya trading bodong akan menawarkan yield yang lebih besar.

"Cirinya ya, walaupun pernah ya ada istilah golden trader syari'ah, itu syari'ah bentuknya. Tetapi itu menjanjikan keuntungan yang sangat besar, itu selalu saya katakan to good to be true, terlalu baik kalau itu ada. Ciri utamanya adalah memberikan imbal hasil yang terlalu besar," katanya.(inh)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook