User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,525.00 11,555.00
SGD 9,283.80 9,324.70
JPY 113.40 114.04
MYR 3,622.90 3,661.68
CNY 1,854.30 1,867.85
THB 359.07 363.14
HKD 1,486.50 1,490.90
EUR 15,574.85 15,639.75
AUD 10,788.55 10,840.95
GBP 19,668.55 19,744.15
Last update: 22 Jul 2014 09:00 WIB
Tapanuli Bisnis
Jumat, 21 Des 2012 07:38 WIB - http://mdn.biz.id/n/3135/ - Dibaca: 952 kali
Operasional PT ALN di Madina Belum Direstui
MedanBisnis - Panyabungan. PT Agro Lintas Nusantara (ALN) yang sudah beroperasi di lahan eks Koperasi Perkebunan Universitas Sumatera Utara (KP USU), belum direstui Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina). Sebab, hingga kini Bupati Madina, H M Hidayat Batubara SE mengakui belum memberikan izin lokasi kepada perusahaan manapun di lahan eks KP USU.
"Saya belum ada memberikan izin kepada perusahaan manapun, namun saat ini memang ada perusahaan yang telah melakukan pendekatan terhadap masyarakat termasuk pembentukan koperasi masyarakat setempat. Ada perusahaan yang telah memberikan ganti rugi (pago-pago) kepada masyarakat setempat," kata H M Hidayat Batubara lewat telepon selulernya kepada wartawan, Kamis (20/12).

Dikatakan bupati, bahwa ada perusahaan yang telah melakukan pendekatan terhadap masyarakat yang berada di sekitar lahan eks KP USU, termasuk telah mendirikan koperasi untuk masyarakat, serta membayar ganti rugi.

"Apa yang telah dilaksanakan oleh perusahaan ini tidak pernah dilakukan oleh KP USU, persoalan izin saya belum ada terbitkan," kata bupati.

Ketika disinggung tentang aktivitas dari perusahaan ini tidak menganggu dengan proses PTUN yang saat sedang berlangsung?, bupati menjawab saat ini yang dipersoalkan terhadap lahan eks KP USU bukanlah persoalan izin lokasi, akan tetapi izin usaha yang dimiliki oleh pihak KP USU.

"Tidak ada persoalan, yang saat ini di PTUN adalah izin usaha bukan izin lokasi. Kita sudah tahu kok semua bahwa izin lokasi dari pihak PT USU sudah mati dan tidak ada perpanjangan izin," kata bupati.

Sementara itu informasi dari masyarakat di Kecamatan Muara Batang Gadis, bahwa pihak PT Agro Lintas Nusantara telah membagi - bagikan pago - pago/recotnite kepada masyarakat Desa Tabuyung, Singkuang II, Suka Makmur dan Desa Manuncang pada 8-9 Desember lalu.

Besaran pago - pago yang diberikan sekitar Rp 1 juta/Kepala Keluarga (KK) dan sudah menandatangani kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan koperasi 4 desa. Padahal pencabutan izin lokasi dan izin usaha perkebunan KP USU saat ini masih dalam tahap PTUN di Medan.

Dengan adanya aktivitas yang dilakukan oleh PT Agro Lintas Nusantara disinyalir ada dugaan Bupati Madina sudah menerbitkan izin lokasi dan IUP kepada PT Agro Lintas Nusantara di areal eks KP USU.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan dan Perkebunan Madina, Mara Ondak Harahap beberapa waktu lalu tentang aktivitas PT Agro Lintas Nusantara di lahan eks KP USU, belum bersedia menjawab. (zamharir rangkuti)
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook