User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. Bank
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,765.00 11,795.00
SGD 9,379.00 9,419.55
JPY 111.67 112.29
MYR 3,685.87 3,725.48
CNY 1,909.20 1,922.35
THB 364.16 368.30
HKD 1,517.80 1,522.20
EUR 15,435.65 15,499.85
AUD 10,901.45 10,952.95
GBP 19,364.05 19,438.25
Last update: 03 Sep 2014 09:00 WIB
Daerah
Jumat, 11 Jan 2013 09:01 WIB - http://mdn.biz.id/n/6570/ - Dibaca: 628 kali
Dana Insentif Tutor PAUD Dikembalikan ke Provinsi 1
MedanBisnis - Doloksanggul. Dana insentif yang diperuntukkan bagi guru tutor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dikembalikan ke provinsi. Para tutor akhirnya tidak memperoleh dana insentif itu, karena terkendala kualifikasi pendidikan.
"Saya tidak dapat dana insentif tutor PAUD dari provinsi, dan saya pasrah hanya berharap dari pemberian orangtua murid saja," kata salah seorang tutor PAUD Tunas Bangsa Sigompul, L Sianturi, kepada wartawan baru baru ini.

Dia mengaku hanya pasrah menerima keadaan ini, apalagi Dinas Pendidikan Humbahas tidak memberikan dana insentif untuk tahun ajaran 2012 dan harus pasrah dengan pemberian upah dari orang tua murid.

"Saya sendiri sebagai tenaga pengajar PAUD Tunas Bangsa Sigompul, sudah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), sebagai identitas sah dan diakui melaksanakan tugas dengan kondisi siswa sebanyak 26 orang. Tapi, kenapa belum dapat dana insentif itu," katanya.

Menanggapi hal itu, Kadis Pendidikan Humbahas Drs Wisler Sianturi membenarkan, pihaknya telah mengembalikan dana insentif tersebut ke provinsi.

"Kita telah mengembalikan dana tersebut ke provinsi melalui kas daerah. Sebab, kita mengembalikan karena takut akan ada masalah," katanya.

Wisler mengatakan, syarat bagi tutor yang berhak mendapat intensif itu, harus memiliki akta mengajar atau kualifikasi guru dari pendidikan. Ini dibuktikan dengan ijazah S1 dan Akta IV, atau pengajar PAUD disebut dengan tutor.
"Sebelum para tutor itu memenuhi syarat, tentu mereka tidak akan mendapat dana itu," katanya. (ck-10)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook