User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,690.00 11,720.00
SGD 9,352.70 9,393.40
JPY 112.19 112.82
MYR 3,706.11 3,725.95
CNY 1,898.80 1,909.35
THB 364.59 369.09
HKD 1,508.10 1,512.50
EUR 15,378.25 15,442.35
AUD 10,877.55 10,930.15
GBP 19,334.15 19,408.35
Last update: 27 Agt 2014 09:00 WIB
Terkini
Kamis, 07 Mar 2013 12:25 WIB - http://mdn.biz.id/n/16724/ - Dibaca: 266 kali
Kasus Impor Sapi, Ini Deretan Mobil Mewah Fathanah yang Disita KPK
MedanBisnis - Jakarta . Tersangka kasus suap impor Sapi Ahmad Fathanah ternyata bukan orang biasa. Dia memiliki kekayaan yang melimpah. Mau bukti? KPK baru saja menyita 4 mobil mewah milik Fathanah. Mobil itu berderet di halaman belakang Gedung KPK.
Pantauan, Kamis (7/3) mobil milik Fathanah, yang kerap disebut sebagai orang dekat Luthfi Hasan ini, terdiri atas Mercedez Benz C Class, Land Toyota FJ Cruiser, Land Cruiser Prado, Alphard putih.

Mobil itu nongkrong, terparkir di gedung KPK. Tak ada tulisan disita atau apapun. Mobil itu dibawa tadi malam, Rabu (6/3). KPK menyitanya dari sejumlah rumah milik tersangka yang ditangkap KPK bersama mahasiswi Maharani Suciyono di Hotel Le Meridien ini.

Penyitaan kendaraan Ahmad Fathanah ini terkait dengan langkah KPK yang menjeratnya dengan pasal tindak pidana pencucian uang. KPK menemukan bukti pidana, alhasil harta benda Fathanah pun disita.

"Setelah melakukan proses pengembangan terkait kasus suap impor sapi. Penyidik KPK telah menemukan bukti-bukti yang diduga dilakukan oleh tersangka AF," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (6/3) malam.

KPK menjerat Ahmad Fathanah dengan pasal 3 atau 4 atau 5 nomor 8 tahun 2010 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP terkait pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Ancaman hukuman maksimal dari pasal-pasal itu adalah 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.
(dtc)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook