User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,425.00 12,475.00
SGD 9,374.50 9,428.75
JPY 102.90 103.75
MYR 3,546.31 3,583.81
CNY 1,991.40 2,007.80
THB 376.94 380.94
HKD 1,600.60 1,608.00
EUR 15,137.45 15,224.55
AUD 10,066.75 10,133.55
GBP 19,298.55 19,402.45
Last update: 26 Des 2014 09:00 WIB
Infrastruktur
Rabu, 13 Mar 2013 08:04 WIB - http://mdn.biz.id/n/17475/ - Dibaca: 552 kali
Bandara KNIA Masih Terganjal Jalan Non-Tol
DIPERCEPAT Komisi D DPRD Provinsi Sumut yang melakukan kunjungan kerja di Aula Satker Perhubungan KNIA, Senin (11/3) lalu. Pada kunjungan kerja tersebut Kasatker Perhubungan KNIA (Bandara Kuala Namu-red), Darpin Sinaga, menegaskan, jika akses jalan non tol (arteri) sudah ready, maka bandara tersebut dapat beroperasi pada Juni-Juli mendatang. (medanbisnis/rinaldi samosir.)
MedanBisnis - Medan . DPRD Sumut melalui Komisi D mengungkapkan, operasional bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) masih terganjal pembebasan jalan alteri/non-tol atau jalan akses menuju bandara tinggal 2,2 ha lagi dari 14,5 km atau 34 ha, sehingga jalur jalan non-tol kondisinya terputus-putus.
Namun Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Perhubungan KNIA, Darpin Sinaga, menegaskan, jika akses jalan arteri sudah ready, maka pengoperasian KNIA dipastikan pada Juni-Juli mendatang.

Ketua dan Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut Guntur Manurung dan Sudirman Halawa saat meninjau bandara KNIA, Senin lalu, bersama anggota komisi D lainnya seperti Analisman Zalukhu, Ali Jabbar Napitupulu, Tahan M Panggabean, Marahalim Harahap, M Nasir, M Nuh dan Murni EV Munthe, juga Kadishubsu Anthony Siahaan, Satker proyek pembangunan bandara KNIA, pihak Angkasapura II, Dinas Bina Marga Sumut, Pemkab Deliserdang dan stakeholder terkait menyatakan keraguannya.

Dari penjelasaan pihak Satker (Satuan kerja), Pemkab Deliserdang Maupun Dinas Bina Marga Sumut, lanjut Guntur, masih ada dua persil lagi milik warga masyarakat yang belum dibebaskan, karena pemilik lahan minta ganti rugi Rp 97 juta dari Rp 67 juga sesuai perhitungan tim 9 pembebasan lahan.

"Jangan gara-gara sisa ganti rugi Rp 30 juta, operasional bandara KNIA yang sudah lama diidam-idamkan masyarakat terus terkendala. Kalau perlu kita disini patungan, jika tim 9 tidak bisa menyelesaikan, karena rencana operasional KNIA sudah berulangkali molor dan terakhir disebutkan Maret 2013 dioperasionalkan, tapi sampai sekarang nihil," ujar Guntur.

Ditegaskan Analisman, pengoperasionalan bandara KNIA dibutuhkan komitmen yang pas, tidak lagi molor. Pihaknya juga tidak ingin selisih Rp30 juta yang diminta warga untuk pembebasan lahannya menjadi alasan tertundanya bandara KNIA dioperasionalkan. "Komisi D harus menyampaikan persoalan ini agar dialokasikan di APBD, jika tidak ditampung, kita harus siap patungan untuk menanggulangi," ujarnya.

Analisman juga mengingatkan semua stakeholder, baik satker, dinas perhubungan, dinas bina marga, tim pembebasan lahan maupun Angkasapura II harus memastikan Juli 2013 bandara

KNIA sudah finish siap dioperasionalkan dan jangan sampai molor-molornya KNIA dioperasionalkan jadi "santapan" politik 2014 dan menjadi bagian pencitraan Pemilu 2014.
Tahan M Panggabean juga menilai, dari waktu ke waktu, pihak satker maupun Angkasapura II tidak konsisten dengan jadual, sehingga pengoperasionalan KNIA terus molor, karena belum tuntasnya masalah pembebasan lahan. Sementara pihak Satker meyakinkan Juli 2013 sudah rampung semua pekerjaan pembangunan.

"Melihat dari kondisi jalan non-tol masih bermasalah, kita belum yakin bulan Juli ini bandara KNIA sudah selesai dan siap dioperasionalkan. Padahal anggarannya sudah disiapkan, ternyata kurang lagi untuk pembebasan 2,2 ha. Ini menunjukkan rencana pengalokasian anggaran pembebasan lahan tidak matang. Akibatnya tidak hanya masyarakat dirugikan, tapi juga proyek pembangunan bandara berbiaya Rp 3 triliun terbengkalai," ujar Tahan.

Satker pembangunan KNIA Darpin dan Kadishub Sumut Anthony Siahan menyebutkan, pekerjaan di sektor publik meliputi runway (landasan pacu), stasion mobil kebakaran, radar station, DVOR/DME, main power station, control tower sudah selesai 100%. Sedangkan sektor private pengerjaan tinggal 13% lagi termasuk terminal check in kereta api dan perkantoran. Untuk pembangunan areal perparkiran, gedung terminal penumpang pekerjaanya sudah 95% tinggal finishing dan keseluruhaannya diperkirakan selesai semua Juli 2013.

Sementara pihak Dinas Marga Sumut maupun Plt Sekdakab Deliserdang mengakui, pengerjaan jalan non-tol sepanjang 14,5 km dari jalan Kayu besar ke lokasi bandara KNIA sudah dikerjakan 13 km menghabiskan dana APBD Rp 21 miliar dan di APBD 2013 sudah dialokasikan Rp 7 miliar, karena dana kurang untuk pembebasan lahan 2,2 ha lagi.

Dari pihak Divre-I PT KAI menyebutkan, jalur rel kereta api yang digunakan untuk menuju bandara KNIA tidak ada masalah, karena jalur yang digunakan dari stasiun kereta api Medan sampai Aras Kabu menggunakan jalur regular dan dari Aras Kabu ke bandara gunakan jalur khusus. "Kereta api maupun relnya telah siap 100 persen, tinggal menunggu stasiun di bandara. Jika sudah rampung, kereta api ke bandara KNIA akan berangkat setiap 1 jam," ujarnya.

Darpin Sinaga tetap menegaskan, akses jalan non tol (arteri) sudah ready, pengoperasian KNIA dipastikan pada Juni-Juli mendatang. "Syaratnya, jalan akses non tol sudah ready. Sedangkan peresmian menyesuaikan agenda Bapak Presiden. Kalau tidak salah medio Agustus atau September," kata Darpin.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengoperasian KNIA kembali molor dari target awal Maret menjadi Agustus mendatang. Hal itu diungkapkan Direktur PT Angkasa Pura II (AP II ), Tri S Sunarko kepada wartawan di Lubukpakam, Kamis lalu. Pasalnya, kata Sunarko,jalan akses menuju bandara belum juga selesai,sehingga mobilitas calon penumpang menuju Bandara Kualanamu dapat terganggu. Apalagi kereta api menuju KNIA hanya mampu mengakut 15% dari jumlah penumpang setiap hari. Sehingga jika dipaksakan akan menimbulkan ketidak nyamanan bagi calon penumpang. ( irvan sugito/rinaldi)
Advertisement
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook