User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. BUMN atau Bendungan
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,145.00 12,165.00
SGD 9,340.10 9,371.50
JPY 102.90 103.52
MYR 3,612.89 3,651.49
CNY 1,974.60 1,986.55
THB 368.38 372.89
HKD 1,565.70 1,569.25
EUR 15,136.35 15,186.85
AUD 10,364.55 10,407.25
GBP 19,071.35 19,128.35
Last update: 26 Nov 2014 09:00 WIB
Politik
Rabu, 27 Mar 2013 09:07 WIB - http://mdn.biz.id/n/20356/ - Dibaca: 1,247 kali
Mulai Dikonsolidasikan di Sumut
Perindo Gerakan Perubahan
KONSOLIDASI PERINDO Effendy Syahputra selaku pemegang mandat Ketua DPD Perindo Sumut bersama Wakil Ketua Umum DPP Perindo Arya Sinulingga dan pengurus lainnya menggelar konsolidasi di Medan, Sumut, bertempat di Restoran Lembur Kuring, Jalan Amir Hamzah Medan, Senin (25/3) malam. (n medanbisnis/ist)
MedanBisnis - Medan. Organisasi masyarakat (Ormas) Persatuan Indonesia (Perindo) mulai dikonsolidasikan di Medan, Sumut dalam suatu acara yang dihadiri ratusan orang dari berbagai latarbelakang di Restoran Lembur Kuring, Jalan Amir Hamzah Medan, Senin (25/3) malam.
Konsolidasi dipimpin langsung Effendy Syahputra selaku pemegang mandat Ketua DPD Perindo Sumut bersama Wakil Ketua Umum DPP Perindo Arya Sinulingga dan pengurus lainnya seperti Yonas Hidayat dan Timur Panjaitan.Effendy Syahputra menyebutkan, dirinya ditugasi Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo untuk membentuk kepengurusan di Sumut dan deklarasi serta pelantikan sesegera mungkin. "Paling lambat Mei 2013 sudah deklarasi tingkat provinsi. Kemudian di seluruh tingkat kabupaten/kota, sudah harus terbentuk hingga akhir tahun 2013. Itu target kami," kata Effendi.

Lebih lanjut dia menerangkan, Perindo sebagai Ormas yang menghimpun masyarakat dari berbagai latarbelakang untuk melakukan gerakan nyata menuju perubahan Indonesia, yaitu mengubah hidup masyarakat ke arah yang sejahtera, adil dan bermartabat. "Untuk itu, mari kita gelorakan perubahan ke arah yang lebih baik itu di Sumut melalui Ormas Perindo," sebutnya, pada konsolidasi yang dihadiri para undangan dari berbagai latar belakang tersebut.

Lebih lanjut Waketum DPP Perindo Arya Sinulingga menjelaskan, Perindo merupakan tempat berhimpunnya seluruh masyarakat dari berbagai lapisan, kelompok dan golongan maupun pandangan politik."Dan kami tegaskan Perindo bukanlah milik Partai Hanura, walapun Hary Tanoesoedibjo sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura. Perindo tetaplah Ormas dan Hanura tetaplah Parpol. Ada juga Yusril Ihza Mahendra Ketua Umum PBB yang juga Pembina DPP Perindo, namun Perindo bukanlah PBB," tegasnya.

Begitupun, lanjutnya, Perindo bukan sekadar tempat berhimpun. Akan tetapi lebih pada kegiatan guna menggerakkan perubahan di Sumut dan merubah Indonesia. Beragam kegiatan nyata perubahan itu, mulai dari sosial, budaya, pendidikan, politik, profesi hingga ekonomi. "Gerakan perubahan ini terus menerus dilakukan pasca deklarasi Perindo di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, 24 Februari 2013 kemarin," katanya.

Pun demikian, lanjutnya, Perindo tidaklah didominasi atau dikendalikan sepenuhnya golongan tua sebagaimana umumnya Ormas yang ada saat ini. Perindo walau dihuni lintas generasi, tetapi bernafaskan anak muda, dimana intinya bahwa action di lapangan, akan lebih banyak dilakoni anak-anak muda.

Tokoh yang hadir antara lain mantan Walikota Medan Afifuddin Lubis menyatakan antusiasnya menyambut Ormas Perindo hadir di Medan, Sumut. Afifuddin menilai, selayaknya ada Ormas yang benar-benar mewujudkan perubahan nyata tersebut. Hal ini, kata Afifuddin, didasari atas serangkaian ketertinggalan Indonesia ataupun Sumut, dari negara tetangga, seperi Malaysia, Thailand dan Singapura. Ketertinggalan ini semestinya tidak terjadi jika benar-benar diterapkan semangat perubahan itu di setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Dulu kita raja kebun, sekarang kita dikalahkan Malaysia, dulu ekonomi kita terkuat, sekarang jauh ditinggalkan Singapura, dulu kita memasok guru ke Malaysia, sekarang mereka malah jadi guru kita. Di sinilah pentingnya perubahan itu. Saya harap Perindo membenahi semua ini dan Perindo menjadi sahabatnya masyarakat," tukasnya. ( benny pasaribu)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook