User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,165.00 12,185.00
SGD 9,362.00 9,392.70
JPY 103.23 103.85
MYR 3,613.80 3,653.51
CNY 1,977.60 1,989.75
THB 368.65 373.16
HKD 1,568.50 1,572.05
EUR 15,194.15 15,244.75
AUD 10,407.15 10,449.95
GBP 19,192.75 19,249.95
Last update: 27 Nov 2014 09:00 WIB
Figur
Minggu, 31 Mar 2013 09:40 WIB - http://mdn.biz.id/n/20832/ - Dibaca: 4,184 kali
Idola
Transgender, dari Pria ke Wanita
Dena Rachman
DENA Rachman lahir pada tanggal 30 Agustus 1987 di Jakarta. Dena merupakan mantan artis cilik, pemain sinetron laga Misteri Gunung Merapi, Karmapala dan presenter acara Krucil di SCTV.
Pada tahun 90-an, Dena Rachman dikenal sebagai artis cilik bernama Renaldy. Awalnya ia memulai kariernya sebagai bintang iklan sebuah produk alat tulis. Kemudian teman ayahnya seorang produser mengajaknya untuk bernyanyi dan membuat album.

Sejak saat itu Dena mengaku aktif membuat album dan show ke berbagai daerah di sela-sela waktunya bersekolah. Hingga kariernya pun kemudian kian bersinar ketika menjadi presenter acara Krucil di SCTV.

Mengawali kiprahnya dari dunia entertainment, namun ketertarikan Dena sesungguhnya lebih kepada dunia fashion. Ketertarikannya di Dunia Fashion, Dena pun kuliah di S2 jurusan Design, Fashion & Luxury Goods di Alma Graduate School - University of Bologna, Italia.

Dena yang merupakan lulusan Jurusan Komunikasi, Universitas Indonesia merupakan seorang transgender. Awalnya keluarganya tak mudah untuk menerima dirinya yang seorang transgender. Namun lambat laun, keluarga Dena pun mulai mengerti dengan keadaannya. Hingga pada akhirnya ia mengaku mendapatkan dukungan atas keputusannya tersebut.

Mantan artis cilik di era 1990-an ini kembali tampil dengan identitas berbeda yakni sebagai seorang transgender bernama Dena Rachman setelah berubah identitas dari pria menjadi wanita. Ada alasan kenapa kaum transgender memilih jalan hidup seperti itu.

Kebanyakan kaum transgender tidak menganggap kondisinya sebagai pilihan karena pastinya tidak ada seorang pun yang ingin terlahir demikian. Orang-orang ini umumnya merasa terjebak pada tubuh yang salah, dengan kelamin yang secara fisik berbeda dari ekspresi seksual di dalam hatinya.

Dalam pengakuannya, Renaldy alias Dena mengatakan bahwa ia sudah merasa terjebak pada tubuh yang salah sejak masih kecil. Secara fisik ia adalah laki-laki yang memiliki penis, meski hatinya selalu mengatakan bahwa ia adalah seorang perempuan.

Namun dalam perkembangannya, ia baru berani secara jujur mengekspresikan identitas seksualnya yang asli saat beranjak remaja. Ia cukup beruntung tidak menjadi bahan olok-olok, sebab biasanya perubahan ini bisa membuat seseorang mendapat perlakuan diskriminatif atau bahkan dikucilkan.

Sama seperti kebanyakan kaum transgender lainnya, alasan Dena mengubah penampilannya menjadi perempuan adalah untuk mengatasi konflik batin yang dialaminya ketika masih berpenampilan seperti laki-laki. Perubahan ini memberikan kenyamanan batin, meski aneh di mata orang lain.

Beberapa kaum transgender merasa tidak cukup hanya dengan mengubah penampilan, lalu menyempurnakan perubahan identitas dan ekspresi seksualnya dengan terapi hormon dan bahkan operasi kelamin. Dikutip dari Transphobia.org.uk, kaum transgender yang sudah sampai pada tahap operasi kelamin atau terapi hormon sering disebut dengan istilah transeksual.

"It's hard to describe. Awalnya merasa aneh, canggung, bersalah, bingung, marah dan kemudian datang ke fase dimana aku benci diriku sendiri. I hate my self so much and feel rejected. Aku mencoba bersikap normal, tapi aku tidak merasa nyaman, my body rejects. And at that time, my friends were feeling uncomfortable with me when I pretend to be normal. It"s just ridiculous," ungkap artis Dena Rachman "Renaldy".(a.rahim/beragam sumber)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook