User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. PAN
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,195.00 12,225.00
SGD 9,566.20 9,606.45
JPY 111.35 111.94
MYR 3,687.77 3,726.79
CNY 1,978.40 1,991.80
THB 372.54 376.77
HKD 1,570.50 1,575.30
EUR 15,459.65 15,523.35
AUD 10,615.75 10,667.65
GBP 19,779.05 19,877.95
Last update: 30 Sep 2014 09:00 WIB
Metropolitan
Kamis, 25 Apr 2013 09:03 WIB - http://mdn.biz.id/n/25807/ - Dibaca: 543 kali
Karnaval Budaya Ramaikan Acara Apeksi
Karnaval Apeksi Peserta karnaval kendaraan antik dan budaya serta warga yang melihat memadati Jalan Balai Kota Medan, Rabu, 24 April 2013. Pawai kendaraan antik dan budaya yang diikuti 24 wali kota se-Sumatera bersama istri dengan mengenakan pakaian adat budaya daerah masing-masing tersebut dalam rangka memeriahkan kegiatan rapat kerja Komisariat Wilayah (Komwil) I Apeksi yang dilaksanakan pada 24-26 April 2013.(medanbisnis/hermansyah)
MedanBisnis - Medan. Karnaval budaya dari berbagai etnis di Sumatera Utara (Sumut) dan beberapa daerah anggota Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Wilayah I se-Indonesia ramaikan acara Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I di Kota Medan, Rabu (24/4). Pawai yang dilaksanakan di depan Lapangan Merdeka Medan, Jalan Pulau Pinang Medan ini menampilkan senam kolosal, konvoi masing-masing walikota peserta Apeksi, mobil antik, tarian dan pakaian multi etnik.
Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini, awalnya acara pawai budaya dan senam peserta Apeksi 2013 yang dimulai dari Jalan Pengadilan Lapangan Benteng dan finish di Jalan Pulau Pinang Lapangan Merdeka. Terlihat 24 walikota peserta Apeksi ini diarak dengan menumpangi becak yang sudah dihias dan sesampainya digaris finish, disambut Walikota Medan Rahudman Harahap untuk diulosi sebagai tanda selamat datang di Kota Medan.

Walikota yang mengikuti becak karnaval diantaranya dari banda Aceh, Lhoksumawe, Gunung Sitoli, Padang Panjang, Solok, Langsa, Sawah Lunto, Bukit Tinggi, Pariaman, Tanjung, Batam, Pekan Baru, Payakumbuh, Tanjung Pinang, Padang dan Tebing Tinggi serta karnaval dari konsulat Jepang.

Kemudian juga menampilkan konvoi mobil dari masing-masing Satuan Kepala Perangkat Daerah (SKPD) se Kota Medan seperti dari Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota Medan dengan diiringi lagu dan tari Tapanuli Selatan, lalu Dinas Pertamanan Medan dengan budaya Karo, Dinas Bina Marga Medan menampilkan budaya Nias dan Dinas Penanaman Modal diiringi budaya Batak Toba.

Selain itu juga Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Medan dengan budaya Simalungun, Dinas Kesehatan Kota Medan budaya Tionghoa, Dinas Pendapatan Kota Medan budaya Melayu serta konvoi dari masing-masing kecamatan se Kota Medan dan diikuti juga dengan mobil dan sepeda motor antik serta sepeda ontel. Pawai budaya yang dilaksanakan Event Organizer PT Mulki Abadi Managemen ini, juga menghadirkan tarian daerah yang dibawakan siswa SMA/SMK se Kota Medan dan busana multi etnis.

Walikota Medan, Rahudman Harahap mengatakan, kegiatan ini merupakan strategi untuk memperkanlkan Kota Medan baik dalam segi budaya, transportasi dan keindahan alamnya sehingga akhirnya meningkatkan nilai investasi di kota ketiga terbesar di Indonesia ini. "Dengan ini juga membuktikan kalau Kota Medan merupakan kota yang kaya akan budaya dan sanggup hidup berdampingan dengan aman. Budaya ini juga untuk mempererat antar kota peserta Apeksi Wilayah I ini," katanya.

Selain itu juga, dalam perhelatan Raker Komwil I Apeksi 2013 ini, lanjut Rahudman juga akan menampilkan pameran city expo di Lapangan Merdeka yang akan memperlihatkan hasil-hasil kerajinan pelaku UKM di Kota Medan. Sehingga nantinya akan berjalan kerjasama dalam hubungan perdagangan yang saling menguntungkan dari berbagai daerah dalam kepesertaan Apeksi tersebut.

"Ini terobosan kita memperkenalkan kepada walikota yang ada diwilayah I. Dalam acara ini ada15 walikota yang langsung datang dan sebagaiannya diwakili oleh wakil walikota sehingga semuanya berumlah 24 peserta Apersi," ucapnya.

Walikota Gunung Sitoli, Martinus Lase, mengatakan, selain mengikuti Raker Apersi untuk merumuskan rapat kerja tahunan, pihaknya sangat bangga dengan kinerja Walikota Medan dalam kepanitian acara tersebut di tahun 2013, yang dengan sengaja melakukan kegiatan budaya yaitu pawai budaya menampilkan etnis yang ada se Sumut dan sebagian wilayah peserta Apersi.
"Kita bangga terhadap apa yang dilakukan Walikota Medan dan ini membuktikan Kota Medan kaya akan budaya dan berharap nilai-nilai budaya di Kota Medan saat ini perlu dilestarikan sebagian suatu kebanggan di Indonesia," katanya.

Hal yang sama dikatakan Walikota Padang Panjang, Edwin SP, memberi apresiasi tinggi kepada Walikota Medan Rahudman Harahap yang sudah melaksanakan Raker Apersi wilayah I tahun 2013 dengan sukses serta tampilan pawai budaya dari berbagai etnis budaya se Sumut dan se wilayah Apeksi Wilayah I.

"Penampilan Apeksi di Kota Medan ini sangat meriah dibandingkan kegiatan sebelumnya seperti di Manado dan Makasar. Ini sangat bagus penampilannya dari budaya, apalagi saya tadi senang bisa merasakan naik becak khas Medan keliling kota," pungkasnya. (yuni naibaho)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook