User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. KPK
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,105.00 12,130.00
SGD 9,310.80 9,346.00
JPY 102.58 103.24
MYR 3,606.02 3,644.55
CNY 1,967.00 1,981.20
THB 368.90 373.08
HKD 1,560.10 1,564.25
EUR 14,981.15 15,037.65
AUD 10,508.35 10,555.65
GBP 18,939.55 19,004.15
Last update: 24 Nov 2014 09:00 WIB
Headline News
Minggu, 28 Apr 2013 09:08 WIB - http://mdn.biz.id/n/26256/ - Dibaca: 1,235 kali
Meriahnya Asia Mega Mas di Malam Hari…
medanbisnis/ariandi
Kota Medan pernah punya pasar yang namanya Pajak Hongkong di kawasan Jalan Cirebon. Itu tahun 70-an. Sekarang tinggal sisanya. Kala itu suasana pecinan sangat terasa, mirip di Pajak Harimau dan Pajak Singa di Jalan Singa. Namun untuk urusan memanjakan lambung ala Chinatown, setelah Jalan Semarang dan Selat panjang, salah satu kawasan yang jadi favorit warga Tionghoa di Medan adalah kuliner dan jajanan di Komplek Asia Mega Mas padai malam hari. Kadang untuk mencari parkir mobilpun sulit.
Sedikit mengingat masa lalu, dulu komplek Asia Mega Mas ini dulunya Loh A Yok yang merupakan komplek yang sangat sepi dan cukup gelap jika malam menjelang.

Malah sebagian masyarakat mengklaim bahwa di komplek ini rawan kejahatan. Wajar,karena sangkin sepinya di kawasan ini pernah terjadi beberapa kali perampokan. Tapi itu dulu. Sejak 10 tahun belakangan, komplek Asia Mega Mas mulai terlihat ramai.

Menurut seorang pedagang CD, A Hong (28), keramaian ini awalnya hanya di area rumah susun yang ada di ujung komplek, sebab di sekitar kawasan tersebut ada beberapa warung kopi atau warkop yang setiap malam buka.

"Setiap malam banyak yang nongkrong di sana. Rata-rata penghuni rumah yang duduk, tapi ada juga yang pendatang," katanya kepada MedanBisnis beberapa waktu lalu saat ditemui di tempatnya menggelar dagangan, di depan gedung rumah susun, Jalan AR. Hakim Medan.

Namun 5 tahun terakhir, lanjutnya, kawasan yang rata-rata ditempati mayoritas etnis Tionghoa ini semakin ramai setiap malamnya, terutama pada saat weekend. Tampak banyak anak muda menghabiskan waktu melewati malam bersama teman atau keluarganya dengan menikmati makanan yang murah, meriah, dan mantap.

Ya, satu persatu pedagang memang sudah bermunculan di area komplek. Mulai dari warkop, pedagang kaki lima, hingga kuliner. Bicara soal kuliner, ini yang spektakuler. Soalnya hampir semua jenis makanan khas Negeri China bisa kita jumpai di sana. Sebut saja diantaranya adalah tahu bola, Dim Sum, cakue, dan sebagainya.

Di waktu yang sama Susan (38) selaku pemilik rumah makan yang ada di komplek Asia Mega Mas mengatakan, usaha ini sudah dilakoninya sejak puluhan tahun lalu dari warisan keluarga. Hanya saja sudah 3,5 tahun ini dia membuka usahanya di Komplek Asia Mega Mas.
Alasan pertama yang membuatnya berjualan di kawasan tersebut adalah karena ramainya pengunjung yang datang, ditambah tempatnya cukup strategis untuk berjualan. Soalnya dia bukanlah pedagan pertama yang menggelar usahanya di situ.

"Kalau malam ramai, karena bukan kita aja yang jualan. Orang-orang yang mau belanja di sini pasti haus atau lapar. Pasti singgah ke tempat kita," tuturnya.

Apa yang dikatakan Susan memang tidak salah. Soalnya suasana malam di Komplek Asia Mega Mas ini benar-benar seperti pasar malam. Ada yang jualan sepatu, aksesoris, baju, oleh-oleh, dan masih banyak lagi. Tapi yang paling banyak adalah pedagang kuliner.

Hal yang paling menakjubkan, tidak satu pun cafe atau warung makan yang sepi pembeli. Semua tampak ramai bahkan padat, dan pengunjungnya kebanyakan adalah etnis Tionghoa. Mirip kawasan Chinatown di SIngapura.

Tidak heran jika memutari kawasan Komplek Asia Mega Mas di malam hari, kita seperti berada di pecinan. Pasalnya pengunjung dan pedagang, termasuk pedagang kaki limanya, mayoritas etnis Tionghoa. Jadi, kalau ada yang rindu Chinatown, tak salah memang mampir kemari di malam hari. (sri mahyuni)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook