User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,180.00 12,200.00
SGD 9,349.80 9,381.15
JPY 102.82 103.43
MYR 3,617.31 3,655.91
CNY 1,976.60 1,990.00
THB 369.68 373.63
HKD 1,570.60 1,574.15
EUR 15,159.25 15,209.75
AUD 10,359.15 10,401.85
GBP 19,129.95 19,187.05
Last update: 28 Nov 2014 09:00 WIB
Infrastruktur
Rabu, 05 Jun 2013 08:09 WIB - http://mdn.biz.id/n/33153/ - Dibaca: 406 kali
Perancis Bantu RI Kembangkan Kereta Api di Medan
MedanBisnis - Jakarta. Indonesia dan Perancis menyepakati kerja sama Urban Railway Transport Development dalam rangka pengembangan kereta di Indonesia. Program ini akan dilakukan Medan dan lima kota besar lainnya, antara lain Bandung, Jakarta, Surabaya, Solo dan Yogyakarta.
Menteri Perdagangan Luar Negeri Perancis Nicole Bricq hari ini mengunjungi Kementerian Perhubungan RI. Kunjungan tersebut disambut Wakil menteri Perhubungan Bambang Susantono, kedua belah pihak melakukan kerja sama di sektor transportasi kereta.

Bambang Susantono menyebutkan, kedatangan Pemerintah Perancis bersama puluhan delegasinya ini merupakan komitmen kerja sama dalam bidang transportasi kereta api dalam hal elektrifikasi listrik.

"Ada elektrifikasi, peningkatan sinyal di salah satu aglomerasi kota yang cukup panjang," kata Bambang usai menemui Pemerintah dan delegasi dari Perancis, di Kantor Kementerian Perhubungan, Selasa kemarin. Banyak manfaat yang akan didapat dengan adanya kerjasama ini. Bambang mengatakan, salah satunya penghematan BBM, dan memperkuat infrastruktur perkeretaapian.

Menteri Perdagangan Luar Negeri Perancis Nicole Bricq mengungkapkan, tawaran kerjasama Perancis ini bisa diandalkan, di tengah banyaknya kemungkinan tawaran-tawaran dari negara lain dengan proyek yang serupa.

"Banyak negara lain yang juga bisa menawarkan keahlian di bidang kereta api tapi saya menganggap apa yang ditawarkan Perancis itu yang terbaik dari sudut pandang keamanan dan keselamatan," kata Nicole.

Kereta Super Cepat
Pemerintah Perancis juga menjajaki kerja sama proyek kereta super cepat dan Mass Rapid Transit (MRT) di Indonesia selaian telah berkomitmen untuk membiayai proyek elektrifikasi kereta di kota-kota besar di Indonesia.

Soal penjajakan kerja sama proyek kereta super cepat dan MRT, juga disampaikan oleh Nicole Bricq saat bertemu Bambang Susantono. "Selama kunjungan saya dan Wakil Menteri, dan saya akan membicarakan kemungkinan proyek lainnya (selain elektrifikasi kereta). Saya bertekad untuk mendorong proyek lainnya," kata Nicole.

Nicole membanggakan negaranya yang telah memiliki kereta super cepat sejak 30 tahun lalu, yang mana menurutnya sangat aman dan nyaman. "Untuk perkeretaapian yang cepat sejak diluncurkan di Perancis 30 tahun lalu, belum ada satu kecelakaan pun (yang terjadi)," jelas Nicole.

Sementara itu Bambang Susantono menambahkan, kunjungan para delegasi Perancis tersebut pun untuk menjajaki dilakukan kerjasama proyek lain, di luar Bandung Urban Railway Transport Development dan Electrification Padalarang - Cicalengka Line Project. Pemerintah Perancis sepakat memberi pinjaman Rp 1,71 triliun untuk proyek tersebut.

"Mereka berminat juga untuk sistem navigasi udara, pengembangan airport, kereta api cepat. Di bidang laut juga mereka menagatakan efisiensi dari pelabuhan, juga MRT mereka sedang menjajaki. Tapi semua masih dalam tahap menjajaki," ujar Bambang. Hari ini pemerintah Perancis melalui Menteri Perdagangan Luar Negeri dan beberapa delegasinya menyambangi Kementerian Perhubungan. Kedua pihak menandatangani komitmen pinjaman proyek Bandung Urban Railway Transport Development dan Electrification Padalarang - Cicalengka Line Project. (dtf)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook