User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. Agen atau Asuransi
 
Berita Terkini
E-paper
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,645.00 11,675.00
SGD 9,312.30 9,352.85
JPY 111.93 112.56
MYR 3,675.28 3,714.83
CNY 1,886.90 1,903.15
THB 363.63 367.77
HKD 1,502.40 1,506.75
EUR 15,450.65 15,514.95
AUD 10,828.75 10,881.15
GBP 19,291.15 19,365.35
Last update: 22 Agt 2014 09:00 WIB
Karya Belia
Minggu, 25 Agt 2013 10:33 WIB - http://mdn.biz.id/n/46852/ - Dibaca: 428 kali
50 Trik Modifikasi Blogger - Blogspot
Ketika Blog Tak Cuma Konten
Tonggo Simangunsong
Sejauh mana urgensi tampilan dan pentingnya modifikasi fitur dalam sebuah blog? Pertanyaan ini memang sedikit menggelitik bila berangkat dari pemahaman esensi sebuah blog. blogger terkemuka Indonesia Enda Nasution, pernah mengatakan, esensi blog memang menitikberatkan konten. Posisinya hampir sejajar dengan jurnalisme jika dibarengi dengan kode etik dan pertanggungjawaban penuh akan isi oleh si empunya blog. Lantas, di mana peran modifikasi?
Pertanyaan itulah yang dicoba dijawab dalam buku berjudul "50 Trik Modifikasi Blogger - Blogspot", yang ditulis Lea Willsen. Buku yang dirilis penerbit buku-buku ilmu komputer PT Elex Media Komputindo (2013) ini menjabarkan secara detail bagaimana pentingnya modifikasi dalam blog, khususnya Blogger.

Pengalaman saya sebagai blogger, Blogger memang memberi banyak pelajaran bagi blogger, terutama yang ingin mengetahui lebih jauh tentang modifikasi berbasis bahasa kode HTML. Berbeda dengan Wordpress yang terkesan memanjakan penggunanya dengan menyediakan template yang memang telah dilengkapi plug in bawaan. Selain itu, Wordpress juga menerapkan sejumlah batasan bagi penggunanya untuk pemasukan kode-kode HTML.

Saya masih menggunakan Blogger sampai sekarang. Ada keleluasaan diberikan kepada pengguna untuk bermain dengan kode-kode. Semisal, seperti dijelaskan Lea, di buku setebal 214 dilengkapi dengan CD Tutorial ini, pengguna Blogger dapat memodifikasi berbagai fitur untuk "mempercantik" tampilan blog. Antara lain modifikasi background, memasang fitur-fitur canggih seperti video player, chatbox, rate, like/dislike pada entri, serta menampung para fans melalui berbagai aplikasi seperti social media Facebook maupun Google +.

Seperti diketahui, Blogger merupakan pelopor blog, diluncurkan Pyra Labs pada tahun 1999. Ketika euforia blog mulai terjadi pada tahun 2000-an, banyak pengguna internet membuka blog dengan perangkat Blogger. Menyusul kemudian Wordpress dan yang terbaru ialah Tumblr yang lebih interaktif karena penggunanya dapat saling follow, seperti menggunakan Twitter.

Tahun 2003 Google membeli Blogger. Sejak itu, Blogger mulai dimasuki sejumlah aplikasi milik Google, seperti Google+, Google Analityc, Google Toolbar dan Google Adsense. Belakangan Wordpress memang mulai disusupi Google Adsense, meski pemilik blog tidak sepenuhnya diberi kuasa untuk mengelolanya. Hanya blog yang memiliki rating pembaca tinggi yang mendapat revenue dari Google Adsense. Sementara pengguna Blogspot mendapat porsi lebih istimewa, sebab, sekecil apapun rating pembaca blog, pengguna tetap dapat mendulang uang dari Google Adsense.

Nah, modifikasi menjadi sangat penting bila dikaitkan dengan Google Adsense. Tentu saja, konten berupa tulisan dan foto yang sifatnya viral tetap menjadi senjata utama untuk menarik pembaca sebanyak-banyaknya. Namun, sia-sia pula rasanya konten yang bagus dan viral itu tidak dibarengi dengan tampilan yang enak dilihat, sehingga pengunjung betah berlama-lama berselancar di blog pengguna. Tercatat, Blogger telah melakukan 3 kali perubahan desain utama, pertama tahun 2006, disusul tahun 2009 dan 2010.

Yang menarik dengan buku ini ialah, penjelasan step by step yang dilengkapi dengan visualisasi, sehingga pembaca mudah memahami turorial. Terlepas dari itu, ada kebanggaan karena buku ini ditulis oleh penulis sastra yang ternyata senang mengutak-atik blog dan pada akhirnya mau membagikan pengalalaman dan wawasan blogging-nya melalui sebuah buku.

Ini memang bukan buku pertama Lea. Sebelumnya, penulis kelahiran Medan, 5 Maret 1989 dan sudah mulai aktif menulis sejak 2007 ini, telah menelurkan buku-buku berbau sastra. Ia memulai debut kepenulisannya dengan Suara-Suara Adam, yang ditulis bersama para sastrawan dari empat negara di Asia Tenggara (Singapura, Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam).

Dia juga ikut menulis di buku Simfoni Imaji bersama para sastrawan Sumatera Utara, Apollo"s Tears yang tergabung sebagai salah satu dari Twin Anthology, serta buku turorial Teknik Dasar Blogspot untuk Blogger Kreatif. Di sela-sela kesibukannya sebagai ilustrator, ia juga berpartisipasi dalam sejumlah kompetisi.

Terakhir, ia berhasil menjuarai kompetisi review Opera 12 yang diselenggarakan atas kerja sama perusahaan Opera Software dan Chip Indonesia, 2012.
Jika Anda memahami bahwa esensi blog bukan hanya konten, maka buku ini wajib Anda baca.

Sebab, apapun ceritanya, ngeblog memang bukan hanya memasukkan isi ke dalam daftar pustaka Google. Mulailah memodifikasi blog Anda sekarang!

(Oleh: Tonggo Simangunsong) Penulis, jurnalis/blogger pendiri www.kopibrik.com
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook