User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,660.00 11,690.00
SGD 9,335.40 9,376.10
JPY 112.20 112.82
MYR 3,666.14 3,705.16
CNY 1,891.30 1,907.50
THB 363.17 367.03
HKD 1,504.30 1,508.70
EUR 15,479.85 15,544.25
AUD 10,858.95 10,911.55
GBP 19,328.75 19,403.15
Last update: 23 Agt 2014 09:00 WIB
Aceh Bisnis
Kamis, 03 Okt 2013 08:53 WIB - http://mdn.biz.id/n/54316/ - Dibaca: 266 kali
Karyawan BUMD Fajar Selatan Ancam Sandera Aset
SAMPAIKAN TUNTUTAN Puluhan karyawan BUMD Fajar Selatan menyampaikan tuntutannya kepada anggota DPRK setempat, dalam pertemuan yang berlangsung di ruang musyawarah dewan, Selasa (1/10). (medanbisnis/ck 04)
MedanBisnis - Tapaktuan. Puluhan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Fajar Selatan menyatakan sikap dan menolak kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan soal gaji mereka yang hanya dibayarkan sebulan sekaligus dianggap pengganti pesangon.
"Jangankan dibayar hanya satu bulan, tiga atau enam bulan saja kami tetap tidak terima. Kami meminta gaji dibayarkan penuh yakni terhitung sejak bulan Januari sampai September 2013.

Jika tidak, seluruh aset perusahaan yang disimpan di gudang atau base camp di AMP Pasie Raja tidak boleh dikeluarkan. Jika tindakan kami dianggap melawan hukum atau terpaksa berhadapan dengan aparat hokum, apa boleh buat, terpaksa kami jalani," ujar seorang karyawan kepada anggota DPRK saat menyampaikan aspirasi di gedung dewan, Selasa (1/10).

Kedatangan puluhan karyawan BUMD Fajar Selatan untuk kedua kalinya ke gedung DPRK, sekaligus mempertanyakan hasil pertemuan terdahulu yang telah digelar namun hingga saat ini belum ada tindaklanjutnya.

Pertemuan dengan karyawan BUMD dilakukan di ruang musyawarah dewan, dipimpin Wakil Ketua DPRK Marsidiq didampingi Ketua Komisi Muhizar Burma, serta anggota dewan T Mudasir, Syahril SAg, Martunis, Rusdianto dan Rajuddin Abbas.

Koordinator karyawan BUMD Fajar Selatan, Aziz dan Idrus alias Tgk Darut mengemukakan, tidak pantas Pemkab Aceh Selatan hanya membayar satu bulan gaji mereka sekaligus pengganti pesangon.

"Sebab, dari puluhan karyawan BUMD Fajar Selatan, ada yang telah bekerja lebih dari 10 tahun atau dari sejak pertama berdirinya perusahaan tersebut. Sehingga tidak pantas jasanya hanya dihargai seperti itu," kata Aziz.

Selain itu, mereka mempertanyakan status sebagai karyawan resmi BUMD Fajar Selatan. Sebab, berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan, status karyawan sebuah perusahaan daerah yang telah berhenti beroperasi ada tiga kategori, yakni diberhentikan, PHK atau dirumahkan.

Menanggapi persoalan tersebut, mantan Plt Direktur BUMD Fajar Selatan, Erlita SE menyatakan dirinya tidak sependapat terhadap tuntutan para karyawan yang meminta pemkab membayar penuh gaji selama sembilan bulan.

"Sebab seperti sama-sama kita ketahui, keputusan Pemkab dan DPRK Aceh Selatan menghentikan sementara operasional perusahaan dilatarbelakangi defisit anggaran karena kondisi keuangan perusahaan terus merugi. Sehingga untuk membayar gaji karyawan saja terpaksa disubsidi dari APBK sejak tahun 2012," kata Erlita.

Namun untuk menengahi persoalan tersebut, pihaknya telah mencoba memfasilitasi dan memperjuangkan ke Pemkab dan DPRK Aceh Selatan agar bersedia membayar gaji minimal tiga bulan.

Anggota Komisi C, T Mudasir mengatakan, pihaknya bersama Pemkab Aceh Selatan telah duduk bersama membicarakan persoalan tersebut. "Saat itu telah diambil sebuah keputusan bahwa akan membayar gaji karyawan selama satu bulan sekaligus sebagai pengganti pasangon. Keputusan itu diambil sudah melalui berbagai pertimbangan, dan itu pun baru bisa dibayar setelah pengesahan APBK - P 2013, sebab jika dipaksakan pun saat ini tetap saja tidak bisa karena kondisi keuangan daerah sedang kosong," katanya. ck 04)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook