User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,125.00 12,145.00
SGD 9,339.80 9,372.00
JPY 102.88 103.50
MYR 3,606.02 3,644.55
CNY 1,974.60 1,986.75
THB 368.90 373.08
HKD 1,562.90 1,566.45
EUR 15,204.85 15,255.35
AUD 10,456.65 10,499.45
GBP 19,009.55 19,066.55
Last update: 22 Nov 2014 09:00 WIB
Aceh Bisnis
Rabu, 04 Des 2013 08:00 WIB - http://mdn.biz.id/n/65948/ - Dibaca: 593 kali
Rumah Anggota DPRK Aceh Selatan Terbakar
KEBAKARAN - Dua unit rumah yang ditempati anggota DPRK Aceh Selatan Rusdianto bersama istri dan mertuanya di gampong Pasar Kota Tapaktuan ludes dilalap sijago merah Senin (2/12) sekitar pukul 20.30 WIB. (medanbisnis/hendri z)
MedanBisnis - Tapaktuan. Dua unit rumah semi permanen yang ditempati salah seorang anggota DPRK Aceh Selatan dari Fraksi Partai Aceh, Rusdianto bersama istri dan mertuanya di depan Asrama Kodim 0107 Gampong Pasar Kota Tapaktuan ludes dilalap api, Senin (2/12) sekitar pukul 20.30 WIB.
Dugaan sementara penyebab kebakaran karena arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tapi kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah.

Dandim 0107 Letkol Inf Puguh Suwito SIP ikut turun langsung memberikan pertolongan bersama warga. Sementara mobil pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kejadian, sementara api sudah menghanguskan rumah. Padahal lokasi kejadian dengan kantor pemadam kebakaran hanya berjarak sekitar 500 meter.

Tak ayal Dandim sempat naik pitam akibat terlambatnya mobil pemadam tiba. Bahkan beberapa personil pemadam kebakaran sempat ditegurnya.

Rusdianto alias Puteh yang ditemui wartawan di lokasi, Selasa (3/12) menuturkan, akibat kebakaran praktis seluruh isi rumahnya tidak dapat diselamatkan kecuali satu mesin cuci dan sepeda motor.

Ia atas nama anggota DPRK meminta bupati mengevaluasi kinerja personil pemadam kebakaran, agar kejadian keterlambatan seperti yang dialaminya tidak terulang.

Dia menjelaskan, saat kejadian rumah yang disewa mertuanya dari Nasrudin alias Din PHR dalam kondisi kosong, sebab saat itu ia bersama istri beserta anak-anaknya sudah berangkat ke Kecamatan Samadua dalam rangka takziah ke rumah saudaranya. Sementara ayah mertuanya Nurdin Ahmad telah berangkat ke Medan dengan seorang mantan pejabat Pemkab Aceh Selatan dalam sebuah keperluan pribadi. Sedangkan ibu mertuanya Erlis Miati sedang berjualan di warung tidak jauh dari rumah.

Beberapa saat pascakejadian, beberapa paket bantuan mulai disalurkan BNPB dan Dinas Sosial Pemkab Aceh Selatan, berupa beras, mie instan, air mineral, ikan sarden, selimut serta sejumlah keperluan lain. (hendri z)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook