User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNTR 1,450 5.9%
UNIC 1,235 24.75%
PLIN 410 10.02%
Last update: 29 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
NIKL -925 -15.1%
GGRM -875 -1.18%
UNVR -375 -0.79%
Last update: 29 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 930,247,680
RIMO 798,920,832
BUMI 416,646,208
Last update: 29 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 366,951,882,500
TLKM 305,574,139,000
BJBR 186,320,654,000
Last update: 29 Mei 2017
Efek Teraktif
BAPA 18,105 Freq
INPC 13,181 Freq
PKPK 9,242 Freq
Last update: 29 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,269.00 13,403.00
SGD 9,559.11 9,659.12
JPY 11,965.91 12,087.84
MYR 3,095.89 3,130.81
CNY 1,931.50 1,951.00
THB 388.44 392.70
HKD 1,702.70 1,719.92
EUR 14,763.09 14,917.54
AUD 9,848.25 9,954.41
GBP 17,005.55 17,183.99
Last update: 30 Mei 2017 11:25 WIB
Ekonomi
Senin, 14 Nov 2016 06:33 WIB - http://mdn.biz.id/n/267674/ - Dibaca: 119 kali
Wisatawan Tiongkok ke Indonesia Naik 20%
MedanBisnis - Shanghai. Ketua Administrasi Nasional Pariwisata Tiongkok (CNTA) Li Jinzao mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia meningkat 20 persen.
"Menjelang akhir 2016, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia mencapai lebih dari satu juta orang," kata pimpinan lembaga setingkat Kementerian Pariwisata di Republik Indonesia itu, dalam rangkaian China International Travel Mart (CITM) di Shanghai pada 11-13 November 2016.

Dalam CITM 2016, Indonesia mempromosikan sepuluh daerah tujuan wisata unggulan, antara lain Yogyakarta- Solo-Semarang (Joglosemar) dengan menampilkan Candi Borobudur, dan Raja Ampat di Papua Barat. Paviliun Indonesia di CITM juga menampilkan beberapa tarian tradisional Indonesia.

Li Jinzao menambahkan,"Sedangkan, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Tiongkok tercatat naik 16 persen. Ini menandakan kerja sama pariwisata yang dilakukan kedua negara telah berjalan baik."

Dia berharap kerja sama yang telah berjalan baik tersebut dapat ditingkatkan di waktu mendatang.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, "Saat ini Tiongkok posisinya sudah nomor satu ke Indonesia, menggeser Singapura, Malaysia, Australia, Jepang dan Korea."

Dia menimpali, "Tahun 2019, proyeksi kami adalah 20 juta wisman masuk ke Indonesia, dan sekitar 50 persennya atau 10 juta diantaranya berasal dari Tiongkok."

Berkaitan dengan hal itu, kerja sama pariwisata dengan Tiongkok menjadi sangat penting untuk dikembangkan. Kementerian Pariwisata RI juga akan semakin fokus terhadap promosi "Great China, yaitu Tiongkok, Hong Kong dan Taiwan.

Menteri Pariwisata menekankan pentingnya penerbangan langsung dalam mendukung industri wisata.Penerbangan langsung dari Tiongkok ke Indonesia saat ini baru 37 persen, jauh dibandingkan dari Singapura, Malaysia dan Thailand yang sudah berada di atas 80 persen.

Tertibkan Pelaku Wisata
Pada kesempatan itu Kementerian Pariwisata RI dan Administrasi Nasional Pariwisata Tiongkok (CNTA) sepakat untuk menertibkan pelaku industri pariwisata yang tidak profesional dan terbukti merugikan wisatawan.

"Kami setuju untuk di-black list, karena pariwisata adalah bisnis yang berbasis pada layanan, sehingga komitmen dan profesionalitas ekosistem ini menjadi taruhan utama agar bisa berkelanjutan," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dia mengatakan operator perjalanan dan agen perjalanan wisata yang melanggar komitmen dengan pelanggan harus ditindak tegas karena akan mengganggu dan merusak masa depan bisnis pariwisata.

CTNA telah menerapkan beberapa ketentuan untuk menertibkan pelaku industri pariwisata, seperti biro perjalanan wisata, yang tidak profesional dalam memberikan pelayanan kepada turis yang berwisata di Tiongkok. (ant)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!