User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Efek Pencetak Laba (RPH)
TCID 1,200 7.84%
FORZ-W 327 32700%
INKP 240 13.04%
Last update: 28 Apr 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,250 -2.73%
JECC -700 -11.48%
ITMG -500 -2.55%
Last update: 28 Apr 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,336,184,960
BUMI 482,200,512
BIPI 435,902,912
Last update: 28 Apr 2017
Transaksi Tertinggi
TLKM 547,736,630,000
ASII 261,678,960,000
INDY 248,406,638,000
Last update: 28 Apr 2017
Efek Teraktif
INDY 13,026 Freq
BUMI 8,233 Freq
DOID 6,268 Freq
Last update: 28 Apr 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,260.00 13,394.00
SGD 9,496.53 9,594.56
JPY 11,929.82 12,051.47
MYR 3,048.28 3,081.21
CNY 1,923.66 1,943.10
THB 382.90 386.89
HKD 1,704.37 1,721.82
EUR 14,410.97 14,561.96
AUD 9,902.57 10,009.34
GBP 17,114.68 17,292.99
Last update: 28 Apr 2017 11:10 WIB
Interaktif Bisnis
Senin, 09 Jan 2017 07:31 WIB - http://mdn.biz.id/n/277254/ - Dibaca: 163 kali
Ketimpangan Sosial Masih Tinggi
Berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Indonesia masih berada pada peringkat ke-4 negara paling timpang di dunia. Salah satu indikasinya adalah 1 persen orang terkaya di negeri ini menguasai 49,3 persen aset nasional.
Meski data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, sejak 2011 rasio gini Indonesia bertahan 0,41, namun per Maret 2016 berada pada angka 0,397, atau turun 0,003 dari September 2015.

Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan, faktor ketenagakerjaan berkontribusi besar terhadap persoalan kemiskinan, ketimpangan sosial, dan pengangguran.

Oleh karena itu, salah satu terobosan yang akan dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan adalah mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Berdasarkan data BPS, ada 27,76 juta orang miskin atau sekitar 10,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sekitar 17,28 juta penduduk miskin itu ada di perdesaan dan 10,49 juta orang ada di perkotaan.

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati berpendapat, komoditas makanan menyumbang angka kemiskinan masyarakat. Di perdesaan, makanan menyumbang kemiskinan hingga 77,06 persen, sedangkan di perkotaan 69,84 persen.

Kalau melihat porsinya, pekerjaan rumah untuk menekan tingkat kemiskinan adalah menyelesaikan persoalan harga pangan," ujar Enny.Terimakasih.

Facebooker

"Orang pintar tarik subsidi anak kami kurang gizi"
Wahyu M Syaiful

Masalahnya kalau kita komentar seakan-akan kita mengatur pemerintah dalam hal ini.
Yusudi Gulo

Badan Pusat Statistik (BPS) itu enggak bisa dijadikan acuan, banyak ngaconya selama ini. Yang miskin dibilang kaya lagi
Sultan Ibrahim Irzy

Wajar ketimpangan makin tinggi..orang kaya diberi subsidi dan dispensasi...rakyat miskin malah dicabut subsidinya dan diberi sanksi..pemerintah hanya fokus mengejar pertumbuhan ekonomi
Yolanda Sangi

Itulah bedanya pekerja dengan pengusaha kalau pekerja tahunya kerja yang penting bisa cukupi hidup tetapi pengusaha terus berusaha untuk tetap kaya intinya yang kaya tetap kaya yang miskin tetap miskin
Antoh Tanali

Harga pangan menurut saya gak begitu berpengaruh pada kemiskinan, yang pasti lapangan kerja yang belum memadai,juga pendidikan rakyat indonesia sebahagian masih rendah..Kadang semboyan mari berantas kemiskinan dari tahun berganti tahun hanyalah semboyan saja
Seriyati Harahap

Beberapa program unggulan pemerintah ternyata belum juga mampu memperkecil angka kemiskinan dinegeri ini. Melihat situasi yang seperti saat ini, baiknya masyarakat mampu mengelola usaha sendiri melalui program UMKM. Program UMKM dari pemerintah kiranya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para warga menegah ke bawah.
Marchal Sinaga

Untuk menekan tingkat kemiskinan adalah menyelesaikan keduafaan / ketidakmampuan berfikir para pejabat lembaga negara, hingga menyelamatkan keduafaan/ketidakmampuan meraih kebutuhan hidup dalam menjaga kesehatan kehidupan masa depan bangsa dan rakyatnya. sebab Indonesia kaya akan SDA-nya, tapi miskin SDM para pejabat negaranya.
Ken Agung Handoyo

Pemerintah yang dibentuk oleh hasil pemilihan langsung merasa diri paling berhak dan benar dengan segala yang diputusnya. Jika ada yang bersuara lain dianggap dari pihak kalah dan belum bisa move on. Mereka memosisikan diri sebagai pihak yang berkuasa penuh serta berhak menentukan apa pun yang mereka ingin jalan kan untuk priode berjalan.
Iwan Saputra

Tidak salah lagi apa lagunya Bung Roma Irama . Yang kaya makin kaya yang Miskin makin Miskin , itu lah terjadi di Indonesia .. Kerena salah satunya pemerintah tidak melihat ke Desa apa sebenarnya yg di butuhkan di Desa untuk meningkatkan Ekonomi.. Padahal tenaga kerja di pedesaan banyak tp mereka tak tau apa yang diperbuat utk mendapatkan hasil . Jd melalui Dep. Pertanian setiap Desa diadakan tenaga Ahli dalam meningkatkan produksinya . Tp yang jujur dan bijak.
Dane Solin

Selama pemerintah lebih berpihak kepada para cukong dan konglomerat dan menindas rakyat miskin, ketimpangan ini akan terus berlangsung sampai kapan pun. apalagi pemerintah cenderung lebih suka memberi subsidi listrik, subsidi gas dan diskon tarif berbagai izin dan pajak untuk para cukong, tapi sebaliknya mencabut subsidi listrik, mencabut subsidi BBM, memotong jatah raskin, menaikkan tarif STNK-BPKB, menaikkan tarif BPJS, membiarkan harga bahan pokok melambung tinggi, ketimpangan ini akan semakin menjadi.
Janes Cipit


Black Berry Messenger


Persoalan harga pangan terus menerus jadi masalah. Masalah transportasi, masalah hama, cuaca yang merusak tanaman sampai permainan mafia pangan.Yang paling berat permainan mafia pangan. Kalau ini tidak diselesaikan kuatirnya semua upaya perbaikan infrastruktur tidak menyentuh manfaatnya ke ekonomi lemah.
Herman

Bagaimanapun itu pasti terjadi,sebab baru pengumuman gaji buruh naik sedikit,dan belum dinikmati, segala sesuatunya sudah melambung tinggi naik duluan.kita ketahui rakyat kebanyakan adalah buruh dan petani.perlu perhatian buat buruh dan petani,supaya ketimpangan bisa menurun dan bukan cuma kata kata dan teori semata dari pemerintah.
Muksin Sihite

Faktor ekonomi sering dianggap sebagai penyebab utama munculnya ketimpangan sosial. Ketimpangan ini timbul karena pembangunan ekonomi yang tidak merata Ketidakmerataan pembangunan ini disebabkan karena perbedaan antara wilayah yang satu dengan yang lainnya. Terlihat dari adanya wilayah yang maju dan wilayah yang tertinggal. Munculnya ketimpangan yang dilihat dari faktor ekonomi terjadi karena adanya perbedaan dalam kepemilikan sumber daya dan faktor produksi.
Amat S.Kom

Benar, kalau logikanya tentang persoalan harga pangan mempengaruhi tingkat kemiskinan, kesenjangan ataupun ketimpangan sosial. Karena harga bahan pangan yang naik sangat menyiksa masyarakat kalangan bawah. Faktor yang lain adalah rendahnya pendapatan atau upah buruh dan sulitnya akses masyarakat untuk mendapat pekerjaan yang layak. Ini menjadi penyebab kesenjangan sosial di Indonesia. Jadi upah murah, pengangguran dan tingginya harga bahan pokok adalah akar masalah kesenjangan sosial. Oleh sebab itu, kita butuh solusi jitu, bukan hanya retorika atau omong doang dari menteri pertanian, menteri perdagangan dan menteri tenaga kerja. Kalau perlu buat evaluasi terbuka, dimana masyarakat bisa mengetahui kinerja menteri, sehingga terukur dan pastinya akan memberi dampak pada perekonomian kedepan.
Dody Lukas

Bagaimana masyarakar gk miskin jika pemimpin pemerintahanya saja hanya mementingkan diri sendiri.mereka skrg lupa dulunya jd anggota dewan karena siapa. Keterampilan yg sperti apa lgi yg mau dbutuhkan.ada banyak keterampilan yg diciptakan masyarakat tpi lebih banyak pula yg disia"kan.malah masyarakat menjualnya keluar negeri disebabkan dlm negeri tdk laku/tdk ada respon dri pemerintah.skrg bnyak masyarakat keluar negri demi mnyambung hidup itu krn dinegeri sendiri mereka tdk dbutuhkan.mereka rela menjadi budak negara lain asal keluarganya bsa hdup senang.Apalagi dnegeri luar mendptkn uang labih mudah dbanding negeri sendiri.gaji dinegeri luar lbih tinggi drpda negeri sendiri.Dampak ekonomi, mahalnya bahan pokok,minimya lapaga pekerjaan,inilah yg membuat tingkat kemiskinan di negeri ini semakin lama semakin meningkat. Musibah semakin banyak melanda negeri juga problem" yg lainya. Thanks. #SAVENKRI
Ishak Badri AF

Ya iyalah. wajar negara ini berada pada posisi 4 besar ketimpangannya. lihat aja kebijakan pemerintahan kita saat ini semakin lama semakin meninggalkan ekonomi pencasila dan mulai beralih ke liberalisme. subsidi sudah banyak dicabut, harga BBM dan kebutuhan pokok naik, bahkan urus STNK dan BPKB pun naik drastis. Dampaknya adalah yang kaya semakin kaya dan yang miskin makin melarat. Sungguh jauh api dari panggang, kenyataan tak seindah janji politik ketika kampanye dulu.
Imran Purba SPdi

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!