User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TPIA 1,025 4.09%
PLIN 680 16.19%
MAPB 630 25%
Last update: 22 Jun 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
ITMG -550 -3.08%
RDTX -325 -4.71%
INTP -250 -1.34%
Last update: 22 Jun 2017
Volume Terbesar
MYRX 765,811,584
IIKP 237,799,504
BUMI 234,360,992
Last update: 22 Jun 2017
Transaksi Tertinggi
BMRI 445,433,070,000
ASII 406,870,680,000
BBRI 393,311,260,000
Last update: 22 Jun 2017
Efek Teraktif
HOKI 9,692 Freq
PGAS 7,631 Freq
HOKI-W 7,008 Freq
Last update: 22 Jun 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,252.00 13,386.00
SGD 9,540.68 9,640.62
JPY 11,938.74 12,062.72
MYR 3,092.65 3,126.84
CNY 1,943.19 1,962.84
THB 390.22 394.40
HKD 1,699.04 1,716.31
EUR 14,798.51 14,950.82
AUD 9,997.31 10,105.09
GBP 16,781.01 16,954.71
Last update: 23 Jun 2017 11:05 WIB
Nasional
Selasa, 10 Jan 2017 07:18 WIB - http://mdn.biz.id/n/277445/ - Dibaca: 138 kali
Mayoritanisme Hambat Keberagaman
MedanBisnis - Jakarta. Putri sulung Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Alissa Wahid mendorong agar pemerintah pusat memiliki desain kuat untuk mewujudkan toleransi di Indonesia.
Menurut Alissa, intoleransi di daerah-daerah kerap terjadi karena ada penguasa-penguasa tertentu yang memaksakan kehendak.

"Di beberapa daerah, pemaksaan intoleransi terjadi karena ada raja-raja kecil di daerah. Kalau tidak ada grand design dari pemerintah pusat untuk mengatasi ini semua, maka akan gawat," ujar Alissa dalam diskusi 'Sarasehan Desa', di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (9/1).

Menurut Alissa, reformasi sosial harus dilakukan. Apabila hal itu dapat diwujudkan, dia yakin hak konstitusi setiap warga negara tidak akan dilanggar. "Reformasi sosial harus dilakukan. Pemerintah harus membangun fondasi kuat di berbagai daerah di Indonesia," ujarnya.

Alissa mengatakan, Indonesia dibangun atas keberagaman. Karena itu, toleransi harus diwujudkan meski saat ini kaum mayoritas masih mendominasi.

"Ada hal, yaitu mayoritanisme, itu menghambat keberagaman yang ada di Indonesia. Ini mengakibatkan banyak tindak intoleransi di sekitar kita terjadi. Kalau mayoritanisme menguat, kelompok mayoritas akan mengharapkan hak-hak lebih dan memandang kelompok lain yang minoritas mempunyai hak yang lebih rendah.

Akibatnya, hak-hak konstitusi tidak terjamin. Ini yang berbahaya," ujar Alissa dalam diskusi yang digagas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) itu. (dcn)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!