User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNIC 530 24.2%
LPIN 500 9.09%
EMTK 425 5.14%
Last update: 19 Jan 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
PLIN -1,210 -24.95%
UNVR -500 -1.22%
BLTZ -300 -3.57%
Last update: 19 Jan 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,226,525,824
BUMI 666,299,712
BIPI 636,601,728
Last update: 19 Jan 2017
Transaksi Tertinggi
BUMI 283,225,732,200
TLKM 211,356,583,000
BMRI 201,033,695,000
Last update: 19 Jan 2017
Efek Teraktif
GZCO 12,708 Freq
ISSP 8,141 Freq
BIPI 7,973 Freq
Last update: 19 Jan 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,315.00 13,449.00
SGD 9,345.17 9,444.52
JPY 11,606.52 11,724.35
MYR 2,992.81 3,025.65
CNY 1,938.33 1,957.84
THB 376.56 380.45
HKD 1,716.29 1,733.61
EUR 14,215.09 14,362.19
AUD 10,082.12 10,190.31
GBP 16,446.69 16,613.55
Last update: 20 Jan 2017 11:05 WIB
Agribisnis
Rabu, 11 Jan 2017 08:12 WIB - http://mdn.biz.id/n/277702/ - Dibaca: 95 kali
Anggarkan Rp 8 Miliar untuk Sumut
Kementan Alokasikan 500 Hektare Cetak Sawah Baru
MedanBisnis - Medan. Setelah tiga tahun vakum tidak mendapat "jatah" dari pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan), tahun ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mendapat alokasi cetak sawah baru seluas 500 hektare. Direncanakan cetak sawah baru dilakukan di Kecamatan Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina).
"Terakhir Sumut dapat alokasi cetak sawah baru tahun 2013 lalu seluas 300 hektare. Setelah itu, kita tidak dapat. Dan, baru tahun ini Kementan mengalokasikan kembali seluas 500 hektare dengan anggaran sebesar Rp 8 miliar yang bersumber dari APBN 2017," kata Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut M Azhar Harahap kepada MedanBisnis, Selasa (10/1) di Medan.

Menurut Azhar yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Lahan dan Air (PLA) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Jonni Akim Purba, pemilihan kabupaten cetak sawah baru tersebut berdasarkan "Survey Investigation Design" (SID) yang telah dilakukan tahun 2016.

"Tahun lalu kita sudah melakukan survei dan survei sudah selesai dilakukan di dua kabupaten itu yakni Tapsel dan Madina. Jadi, untuk lahan sudah tidak ada masalah tinggal pengerjaannya," kata Azhar.

Untuk pengerjaan pembukaan cetak sawah baru itu, Azhar mengatakan, akan melibatkan pihak Kodam I/Bukit Barisan (BB). Di mana, perjanjian kerja sama antara Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut dengan Kodam I/BB yang ditandatangani Kepala Staf Kodam I/BB Brigjen TNI Tiopan Aritonang sudah dilakukan.

Kerjasama dengan pihak TNI ini menurut Azhar, dititikberatkan pada pembangunan infrastruktur seperti pembukaan lahan, irigasi, drainasi, dan jalan usaha tani. Sedangkan untuk penanaman diserahkan kepada petani yang telah ditentukan.

"Untuk pembangunan infrastruktur ini, pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 16 juta per hektare atau berkisar Rp 8 miliar total anggaran yang dialokasikan untuk cetak sawah baru seluas 500 hektare di Sumut," tambah Jonni Akim.

Jadi dana itu, lanjut Akim lagi, tidak termasuk biaya pertanaman melainkan hanya untuk pembangunan infrastrukturnya saja.

Menurut Akim, cetak sawah baru itu dimaksudkan untuk menambah luas lahan sawah yang sudah ada di Sumut sekaligus meningkatkan produksi padi Sumut serta meningkatkan kesejahteraan petani.

"Ditargetkan pembukaan cetak sawah tersebut sudah selesai Agustus 2017 sehingga bisa ditanam pada awal September 2017. Itu harapan kita mengingat status atau kelas tanah tersebut masuk dalam Kelas S1 (sesuai untuk pertanian) dan Kelas S2 (sesuai untuk pertanian tapi perlu perlakuan)," terangnya.

Tidak hanya itu, lanjut Akim, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut juga tahun ini akan melakukan "Survey Investigation Design" untuk lahan seluas 2.000 hektare. "Kalau hasil survei nanti layak untuk dijadikan lahan pertanian, maka tahun depan kita akan usulkan ke pusat untuk cetak sawah baru seluas 2.000 hektare," jelasnya.

Karena itu, Akim berharap agar masing-masing kabupaten yang memiliki potensi untuk cetak sawah baru agar mengusulkannya ke provinsi untuk dibuat SID. "Karena dengan adanya cetak sawah baru ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat," sebutnya. (junita sianturi)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!