User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
GGRM 2,050 3.41%
JECC 1,000 20.2%
BBYB-W 328 190.7%
Last update: 22 Feb 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
FISH -500 -13.16%
AALI -400 -2.64%
SILO -300 -2.26%
Last update: 22 Feb 2017
Volume Terbesar
ELTY 5,234,085,376
BUMI 2,738,941,952
DEWA 2,578,934,016
Last update: 22 Feb 2017
Transaksi Tertinggi
BUMI 848,062,371,800
BMRI 298,431,532,500
TLKM 287,639,398,000
Last update: 22 Feb 2017
Efek Teraktif
BUMI 32,954 Freq
ELTY 27,343 Freq
DEWA 12,125 Freq
Last update: 22 Feb 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,289.00 13,423.00
SGD 9,363.73 9,464.81
JPY 11,721.80 11,842.08
MYR 2,980.26 3,012.34
CNY 1,930.70 1,950.17
THB 379.47 383.51
HKD 1,712.21 1,729.50
EUR 14,022.55 14,165.29
AUD 10,224.56 10,329.00
GBP 16,612.58 16,788.15
Last update: 22 Feb 2017 11:26 WIB
Berita Terkini
Rabu, 11 Jan 2017 18:22 WIB - http://mdn.biz.id/n/277756/ - Dibaca: 149 kali
Jaga Perbatasan, Petugas Badan Karantina Biasa Hadapi Todongan Senjata
MedanBisnis - Jakarta. Dalam rangka menjaga sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) menempatkan petugas di semua pelabuhan, bandara, dan pos-pos perbatasan. Salah satunya di Tarakan, Kalimantan Utara, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Kepala BKIPM, Rina, mengungkapkan bahwa para petugas BKIPM yang menjaga wilayah perbatasan sering dihadapkan dengan berbagai tantangan, mulai dari ancaman pembakaran kantor hingga todongan senjata.

Ancaman-ancaman ini membuat kerja BKIPM kurang maksimal. Banyak penyelundupan sumber daya kelautan dan perikanan ke negara tetangga yang tak bisa ditertibkan karena adanya intimidasi terhadap para petugas BKIPM.

"Di Tarakan, beberapa kali kantor kami mau dibakar, kawan kami mau ditangkap, ditodong senjata. Jadi memang di lapangan tidak bisa kita lihat hitam putih. Ada hal lain di belakang yang kita belum bisa menyelesaikan dengan baik," kata Rina dalam konferensi pers di KKP, Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Rina menambahkan, penyelundup-penyelundup di daerah perbatasan memiliki backing (pelindung) yang kuat. Makin sulit bagi BKIPM untuk mengambil tindakan.

"Kondisi ini menjadikan kami membangun jaringan lebih kuat. Yang satu backing-nya ini, yang satu yang oknum ini yang mengawal. Makanya koordinasi harus kami perkuat," tuturnya.

Ketika diancam dengan senjata, petugas BKIPM tak bisa melawan. Sebab, BKIPM bukan aparat bersenjata seperti polisi atau tentara. Maka perlu penguatan kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

"Situasi di Tarakan, ada hal-hal yang tidak bisa ditanggulangi Karantina. Senjata kami cuma senter dan cutter. Jadi kami harus bermitra dengan TNI dan Polri," ucapnya.

Penguatan sinergi dengan TNI dan Polri diharapkan dapat menekan angka penyelundupan sumber daya kelautan dan perikanan di daerah perbatasan dengan negara-negara tetangga.

"Mudah-mudahan ke depan lebih banyak (yang bisa diamankan)," tutupnya. (dtf)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!