User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNTR 1,450 5.9%
UNIC 1,235 24.75%
PLIN 410 10.02%
Last update: 29 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
NIKL -925 -15.1%
GGRM -875 -1.18%
UNVR -375 -0.79%
Last update: 29 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 930,247,680
RIMO 798,920,832
BUMI 416,646,208
Last update: 29 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 366,951,882,500
TLKM 305,574,139,000
BJBR 186,320,654,000
Last update: 29 Mei 2017
Efek Teraktif
BAPA 18,105 Freq
INPC 13,181 Freq
PKPK 9,242 Freq
Last update: 29 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,245.00 13,379.00
SGD 9,572.16 9,672.50
JPY 11,895.99 12,018.51
MYR 3,100.42 3,133.99
CNY 1,928.00 1,947.51
THB 388.64 392.81
HKD 1,699.45 1,716.69
EUR 14,789.37 14,943.01
AUD 9,864.88 9,966.02
GBP 16,976.12 17,149.20
Last update: 29 Mei 2017 11:10 WIB
Berita Terkini
Rabu, 11 Jan 2017 22:34 WIB - http://mdn.biz.id/n/277774/ - Dibaca: 211 kali
Dituding Dukun Santet, Seorang Pria di Sukabumi Diduga Dibunuh
MedanBisnis - Sukabumi. Seorang pria bernama Mumuh (60) di Kampung Cilangkop, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat tewas dengan kondisi mengenaskan. Selain luka bacokan di kepala dan tangan, jari manis korban juga putus.

Informasi yang dihimpun, Mumuh diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda di kampungnya. Kapolsek Ciemas Resor Sukabumi AKP Ahmad Nurawan mengatakan, korban awalnya ditemukan oleh putranya bernama Darus dalam kondisi tergeletak bersimbah darah di saung kebun miliknya, Selasa (10/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Putra korban kemudian melaporkan hal itu ke personil jaga," kata Ahmad Nurawan kepada wartawan, Rabu (11/1/2017). Menurut Nurawan, korban dianiaya oleh sejumlah orang akibat adanya isu dukun santet yang diarahkan ke korban. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut terkait isu yang beredar tersebut.

"Ada isu yang tersebar jika korban adalah dukun santet, masih kita selidiki," ujarnya. Sementara itu, Darus putra pertama korban menceritakan, saat ditemukan posisi ayahnya tergeletak di dekat sajadah tempat salat di dalam saung kebun yang berlokasi cukup jauh dari perkampungan warga. Sudah beberapa hari ini ayahnya itu sering berlama-lama di kebun tersebut karena menunggu jemuran padi.

"Saya sengaja datang ke saung karena ditunggu sampai sore bapak enggak pulang, saya telepon nomornya enggak aktif. Beliau memang sering nunggu jemuran padi kering lalu selesai salat asar pulang ke rumah. Pas saya periksa ke sana ternyata bapak saya sudah tergeletak penuh darah," kata Darus.

Darus melihat ayahnya masih menggunakan kemeja koko berwarna merah dan sarung kotak-kotak berwarna kuning gading. Ada sejumlah barang milik ayahnya yang hilang. "Ada tas kecil hitam di dalamnya ada dompetnya, selain itu HP bapak juga hilang," tuturnya. (dtc)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!