User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 675 3.52%
UNVR 650 1.53%
PLIN 610 17.48%
Last update: 24 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
JECC -975 -13.98%
GGRM -525 -0.8%
LPPF -350 -2.46%
Last update: 24 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,728,513,408
SRIL 983,205,888
MAMI 803,876,800
Last update: 24 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
SRIL 322,001,207,296
BMRI 301,579,650,000
TLKM 293,422,333,952
Last update: 24 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 21,783 Freq
MAMI 20,137 Freq
STAR 9,553 Freq
Last update: 24 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,262.00 13,396.00
SGD 9,460.02 9,561.06
JPY 11,909.12 12,034.86
MYR 2,991.65 3,025.29
CNY 1,926.36 1,945.82
THB 382.41 386.39
HKD 1,707.24 1,724.56
EUR 14,271.24 14,420.79
AUD 10,097.69 10,205.07
GBP 16,564.24 16,732.94
Last update: 24 Mar 2017 11:06 WIB
Metropolitan
Kamis, 12 Jan 2017 07:29 WIB - http://mdn.biz.id/n/277832/ - Dibaca: 85 kali
Gepeng dan Anjal Butuh Panti Sosial
MedanBisnis - Medan. Razia bukanjalan keluar terbaik menertibkan anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng) di Medan. Harus ada panti sosial untuk menampung para gepeng yang berkeliaran di jalanan. Miris, Medan sebagai kota terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya, belum memiliki panti sosial.
"Kita dorong agar Pemko Medan membuat panti sosial. Dengan begitu anak jalanan dan gepeng dapat dibina secara sitematis dan baik. Penertiban dengan cara tangkap lepas tidak memberikan efek jera. Apalagi sampai ada tindakan fisik seperti kejadian pekan lalu," kata Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Medan Bahrumsyah, Rabu (11/1).

Menurut Bahrum, Komisi B sudah pernah mrekomendaasikan pembentukan panti sosial. Namun, hingga kini belum direalisasikan. "Ini sudah tahun kelima permintaan kami (Komisi B) tak digubris Pemko. Anak-anak itukan perlu kasih sayang dan perhatian. Makanya dengan berada di jalanan, mereka sebenarnya ingin mencari perhatian. Ini yang kita lihat Pemko tidak peka," katanya.

Pihaknya melihat, Pemko Medan tidak peka terhadap persoalan sosial di Medan. Tidak terlihat sama sekali keinginan Pemko Medan merealisasikan panti sosial. Padahal, dana untuk detail engineering design (DED) panti rehabilitasi kaum penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) seiap tahun dianggarakan.

Menurutnya, membangun panti sosial bukanlah hal yang sulit bagi Pemko Medan. Apalagi pemko memliki lahan cukup di kawasan Medan Tuntungan dan Medan bagian Utara. Terpenting, bahwa panti bukanhanya menjadi tempat makan tidur dan menginap semata.

"Terpenting itu sebenarnya unsur pembinaan. Jadi mereka tidak sekadar ditangkap lalu dilepas kemudian ditangkap lagi. Mereka anak-anak kurang perhatian, butuh dibina dan dimanusiakan dengan memberi keahlian sehingga punya masa depan," ujarnya.

Dia berharap, pembangunan panti sosial menjadi skala prioritas Pemko Medan. "Kalau tidak, setiap tahun habis anggaran kita hanya untuk razia saja. Itu sama dengan kita menggarami laut," katanya.

Beberapa waktu lalu, Walikota Medan Dzulmi Eldin mengatakan rencana membangun panti rehabilitasi sosial di Kota Medan pada 2017. Panti sosial ini untuk membina para anak jalanan dan gepeng yang sudah berulang kali ditertibkan. Dengan ada panti rehabilitasi sosial, penanganan terhadap anak jalanan dan gepeng terakomodir. (edward f bangun)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!