User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Efek Pencetak Laba (RPH)
GGRM 1,450 2.25%
UNTR 1,300 4.89%
BBCA 600 3.45%
Last update: 26 Apr 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
IBST -510 -18.41%
RDTX -400 -5.56%
PLIN -200 -5.06%
Last update: 26 Apr 2017
Volume Terbesar
BUMI 1,503,310,976
MYRX 1,334,510,336
DEWA 309,301,792
Last update: 26 Apr 2017
Transaksi Tertinggi
BMRI 949,101,395,000
BUMI 650,695,946,200
TLKM 455,915,436,000
Last update: 26 Apr 2017
Efek Teraktif
BUMI 20,342 Freq
JPRS 7,895 Freq
KICI 6,856 Freq
Last update: 26 Apr 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,260.00 13,394.00
SGD 9,496.53 9,594.56
JPY 11,929.82 12,051.47
MYR 3,048.28 3,081.21
CNY 1,923.66 1,943.10
THB 382.90 386.89
HKD 1,704.37 1,721.82
EUR 14,410.97 14,561.96
AUD 9,902.57 10,009.34
GBP 17,114.68 17,292.99
Last update: 28 Apr 2017 11:10 WIB
Interaktif Bisnis
Senin, 13 Mar 2017 09:02 WIB - http://mdn.biz.id/n/288216/ - Dibaca: 141 kali
Duh, Ada Sinyal KPK Hendak Digembosi
Perlahan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengungkap hasil kerjanya dalam membongkar megaskandal korupsi di Indonesia, yakni korupsi proyek E-KTP senilai Rp 2 triliun.
Sebelumnya, KPK seperti sedang "pemanasan", menangkapi para koruptor yang "bermain tunggal" atau hanya terdiri dari beberapa koruptor saja.

Kini, di dalam korupsi megaskandal proyek E-KTP, korupsinya bukan saja bergerombol, melainkan melibatkan nama dan tokoh besar. Nah, berbarengan dengan itu, ada sinyal atau upaya menggembosi KPK untuk jilid kesekian.

Wacana revisi UU KPK kembali dihembuskan dari parlemen. Jika ini terwujud, sejatinya itu saja menghancurkan KPK. Tidak ada jaminan dari DPR-RI kalau revisi UU KPK tidak akan melemahkan KPK.

Terimakasih

Komentar Facebook:

Bagi saya KPK ini juga tidak profesional alias standar ganda. mau direvisi atau tidak, no komen. yang jelas saya muak dengan politisi korup
Muhammad Rifai Tanjung

KPK Maju Terus !! Basmi Para Koruptor di Negeri Ini.

Yudistira Dicky Chandra

Ini menurut saya biasa saja, yach tipikal anggota dpr seperti ini, mencari agar tawar menawar pas, tancap gas! Wkwkwk.# prihatin

Bang Rizal

Dengan terbongkarnya megasekandal ini bisa aja terjadi pelemahan terhadap tugas tugas KPK..terlebih adanya pertemuan SBY Jokowi tidak tertutup kemungkinan deal-deal politik

Stevani Sinalsal Jevaska Kaban

Apa pun masalahnya yang menyangkut korupsi haruslah disikat habis. KPK harus bisa ambil tindakan tegas walaupun menyangkut para pejabat tinggi Republik ini bpk Presiden pasti mendukung hal ini jangan diragukan lagi

Herly Sihite

Kita balas gembosi Parpol yg menggembosi KPK pada saat Pileg,Pilkada dan Pilpres. Jangan pilih Parpol yg menggembosi KPK. Pilih Parpol yg mendukung KPK. Cuma itu yg bisa di buat rakyat. Mau kita demo, apa mereka mendengar ? Paling kita teriak teriak di medsos saja.

Rahim Bin Rahman

semoga aja KPK bisa membuktikan "tuduhannya" kepada para politisi tersebut. Mudah2an kasus mega skandal e-ktp ini bisa dituntaskan dan semua yang terlibat mendapatkan hukuman sepantasnya. Jangan kayak BLBI atau Proyek Reklamasi Jakarta yang menguap begitu saja tanpa bisa diselesaikan oleh penegak hukum.

Imran Purba SPdi

Untuk kali ini jempol buat KPK dngan catatan kasus e-KTP ini tidak dibonsai, atau ada yg disembunyikan. Tak boleh ada satu orang pun yg menggembosi KPK apalagi lembaga pemerintah, parpol atau ormas tertentu. Kalau ternyata nanti ada maka itulah musuh kita yg nyata dan semua kekuatan dan setiap peluang harus kita arahkan untuk menghancurkan penggembosan itu.

Imam Nasution

Wah gokil nih Kpk..mantap deh pokoknya...selalu jadi ujung tanduk pemberantasan korupsi di Indonesia ya..Usut tuntas cukong2 yg main main sama uang rakyat..jangan kasih ampun...soalnya udah capek batin kami ngeliat mereka seenaknya ngeruk uang negara tapi yang kerangkap cuma anak2 bawang nya aja...Sementara pemain besarnya masih nyaman selow di boncengan

Putra Aguan Al Fayyed

Revisi UU KPK merupakan orang yang memiliki masalah dengan KPK mereka khawatir lembaga anti korupsi itu justru akan menjadi ancaman bagi mereka. Biasanya, orang yang keras kepada KPK itu adalah orang-orang yang bermasalah dengan KPK. KPK selama ini selalu bekerja efektif dalam memberantas tindak pidana korupsi. Kebanyakan tersangka yang ditetapkan KPK selalu berakhir di bui setelah menghadapi tindakan. Namun, ada pihak yang seakan tidak ingin praktik korupsi itu diberantas. Oleh karena itu, mereka berupaya melemahkan KPK. Korupsi itu peluang bisnis yang menjanjikan.

Amat You

adanya peluang untuk melemahkan KPK membuktikan kalau KPK bukanlah lembaga yang mampu memberantas korupsi sampai ke akar akarnya.. berbagai kasus besar seperti Century dan lain-lain memperlhatkan, jika KPK berani bermaksud membongkar mega skandal korupsi, petinggi KPK akan berakhir di penjara. akar masalahnya adalah sistem politik demokrasi, sistem pendidikan liberal, ekonomi kapitalis, hukum warisan belanda dan turunannya lainnya yang memunculkan dan melestarikan pribadi-pribadi jahat seperti koruptor.. saya mah setuju kalau solusinya syariah Islam dalam naungan Khilafah.. insya allah masalah korupsi tuntas tas tas tas
Eva Arlini

Black Berry Messenger:

Ada-ada saja tingkah lakunya anggota DPR, sudah paling banyak menjerat kasus korupsi mau revisi UU KPK lagi , semoga KPK semakin bisa menangkapi para koruptor

Rizky Kurniawan:

Saya yakin sekali revisi UU KPK adalah bentuk atau upaya KPK dilemahkan, dikurangi kemampuan untuk membrantas korupsi. Baik dari tindakan penyadapan maupun membrantas korupsi secara menyeluruh. KPK akan dikerdilkan dengan banyak peraturan UU yang memang sengaja dibuat untuk menjegal setiap langkah langkah KPK. KPK tidak akan bisa bergerak bebas, Kewenangan KPK akan semakin dipersempit, dijepit bahkan tidak menutup kemungkinan KPK tidak akan lagi meng-OTT pada koruptor.

Dody Lukas:

Kalau memang seperti itu skenarionya,artinya para elit politik tidak punya kesungguhan untuk membangun negara ini dengan kesungguhan, bagaimana bisa minum air susu bersamaan dengan air parit tanpa mengalami sakit perut? Dan bila ini yang terjadi,maka sulit untuk mengentaskan angka kemiskinan, mengembangkan investasi dari luar ke Indonesia,sebab investasi itu juga akan tergerus oleh keserakahan sekelompok minoritas koruptor. Bagaimana mungkin bisa kita melepaskan diri dari lilitan hutang karena akhirnya semuanya itu keruk oleh para koruptor.Apakah harus terulang people power?padahal kita tahu harga yang harus dibayar kalau terjadi lagi.

Herman:

Terlalu dini kita menilai adanya penggembosan revisi UU KPK hanya karena kasus e-KTP. Jujur saja kita melihat sudah banyak ga hasil yang didapat melalui KPK-RI ? Jawabnya masih Nihil ketimbang biaya yang dikeluarkan untuk operasional KPK RI. Jadi tidak elok berpikir negatif terhadap legeslatif. Soal kasus e-KTP "tidak akan terselesaikan dengan dugaan keterlibatan oknum petinggi dinegara ini", sebab dalam proses penegakan hukum untuk pemberantasan kasus korupsi dibangsa kita ini sering sekali dimotori dengan kepentingan politik. Maka terjadi kelemahan fungsi penegakan hukum dikarenakan adanya kekuatan politik. Oleh karenanya sulit rasanya pemberantasan kasus korupsi dibangsa ini sepanjang politik mencampuri kebijakan dan putusan hukum. Kasus e-KPT diduga hanya pengorbanan untuk sekian orang saja, tidak akan menyelesaikan semua oknum yang diduga terlibat. Kalau pernyataan didalam persidangan bukan jadi bukti mengikat, melainkan ada 2 alat bukti yang didapat ditunjukkan dalam persidangan, maka oknum yang terlibat juga bisa masuk. Akan tetapi kalau hanya sebatas pernyataan, bukan jadi bukti, melainkan hanya dukungan untuk melogikakan hasil penyidikan kepada hakim. Semoga

Bang AM:
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!