User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
BRAM 1,750 19.89%
EPMT 560 24.89%
UNTR 550 2.02%
Last update: 22 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,075 -2.45%
SILO -525 -3.69%
POOL-W -425 -31.95%
Last update: 22 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 2,696,517,376
SRIL 1,134,397,696
RIMO 795,292,672
Last update: 22 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
BBRI 620,132,872,500
BBCA 582,950,652,500
TLKM 450,257,831,000
Last update: 22 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 39,868 Freq
MYRX 9,916 Freq
BUMI 6,499 Freq
Last update: 22 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,268.00 13,402.00
SGD 9,466.32 9,565.34
JPY 11,897.42 12,018.65
MYR 2,992.33 3,024.60
CNY 1,926.00 1,945.45
THB 381.70 385.67
HKD 1,708.47 1,725.75
EUR 14,320.15 14,467.46
AUD 10,152.67 10,256.55
GBP 16,547.85 16,717.65
Last update: 22 Mar 2017 11:37 WIB
Ekonomi
Kamis, 16 Mar 2017 07:49 WIB - http://mdn.biz.id/n/288657/ - Dibaca: 94 kali
Harga Gas Industri Sumut Masih Tinggi Implementasi Permen ESDM Perlu Dipantau
MedanBisnis - Medan. Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut) Richard Pandapotan Sidabutar mengusulkan perlunya badan pengawasan yang bekerja memantau implementasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 453/12/MEM/2017, yang menyatakan penurunan harga gas industri per 1 Februari 2017.
Pasalnya, pada kenyataannya harga gas industri di Sumut hingga kini masih US$ 12,22 per million metric british thermal unit (MMBTU).

"Penurunan harga gas industri di Sumut akan menjamin keberlangsungan industri di Sumut. Hal ini perlu menjadi perhatian karena jika tidak akan berdampak pada iklim industri di Sumut. Bisa jadi, pengusaha kita hengkang dari Sumut atau industrinya gulung tikar," ujarnya kepada wartawan di gedung dewan, Rabu (15/3).

Menurut politisi Partai Gerindra ini, energi gas merupakan kebutuhan dasar bagi industri. Jadi kalau harga gas mahal, bagaimana industri memenuhi kebutuhan energi dan nantinya akan berdampak pada tingginya harga produk di pasaran yang dihasilkan dari industri tersebut.

Dia berharap ada penurunan harga gas industri di Sumut, saat ini harga gas industri di Sumut termahal se-Indonesia, bahkan lebih mahal dari pada Malaysia.

Jika tidak ada implementasi dari Peraturan Menteri ESDM tersebut, Komisi B DPRD Sumut akan menindaklanjuti permasalahan itu ke Kementerian ESDM.

Implementasi Permen harus dilakukan karena berpengaruh besar pada energi industri sebagai bahan produksi.

"Kita mau tahu juga, apa yang membuat pasokan gas itu terbatas. Kesannya seperti rebutan antara PGN dan anak perusahaan Pertamina. Kalau bisa keduanya harus bersinergi, jangan sampai persaingan mereka membuat konsumen menjadi menjerit," tambahnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan segera memeriksa jika terjadi kemacetan dalam implementasi Permen tersebut, langsung ke Kementerian. Jika kemacetan terjadi di distribusi maka pihak distributor akan segera dipanggil dan diminta pertanggungjawaban.

Sebelumnya, Gubsu HT Erry Nuradi mengatakan Menteri ESDM berjanji menurunkan harga gas industri akan diturunkan dari US$ 12,22 per MMBTU menjadi US$ 9,9 per MMBTU per 1 Maret. Namun hingga pekan kedua Maret, harga gas industri masih tetap sama.

Harga yang diwacanakan masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan Malaysia yang mematok harga gas US$ 5- US$ 6 per MMBTU sementara di Jawa dipatok harga US$ 8 per MMBTU.

Pemprovsu juga telah melakukan berbagai upaya agar pemerintah pusat dapat melakukan kebijakan penurunan harga gas di Sumut yang selama ini menjadi keluhan pelaku industri.

Upaya ini di antaranya menyurati pemerintah pusat maupun menyampaikan persoalan tersebut melalui dewan energi nasional, DPR RI dan DPD RI. (yuni naibaho)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!