User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
BRAM 1,750 19.89%
EPMT 560 24.89%
UNTR 550 2.02%
Last update: 22 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,075 -2.45%
SILO -525 -3.69%
POOL-W -425 -31.95%
Last update: 22 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 2,696,517,376
SRIL 1,134,397,696
RIMO 795,292,672
Last update: 22 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
BBRI 620,132,872,500
BBCA 582,950,652,500
TLKM 450,257,831,000
Last update: 22 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 39,868 Freq
MYRX 9,916 Freq
BUMI 6,499 Freq
Last update: 22 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,268.00 13,402.00
SGD 9,466.32 9,565.34
JPY 11,897.42 12,018.65
MYR 2,992.33 3,024.60
CNY 1,926.00 1,945.45
THB 381.70 385.67
HKD 1,708.47 1,725.75
EUR 14,320.15 14,467.46
AUD 10,152.67 10,256.55
GBP 16,547.85 16,717.65
Last update: 22 Mar 2017 11:37 WIB
UKM
Kamis, 16 Mar 2017 08:39 WIB - http://mdn.biz.id/n/288690/ - Dibaca: 116 kali
Caranya Mengubah Follower Jadi Konsumen
MedanBisnis - Medan. Dengan memiliki media sosial, menjalankan bisnis di era digital semakin mudah dari sisi marketing. Namun pada praktiknya, tidak semudah itu karena ada banyak strategi yang perlu dilakukan.
Sebagai pemilik bisnis, Anda tidak bisa hanya menyampaikan produk secara biasa saja. Berikut, seperti dikutip dari situs ayopreneur, Rabu (15/3), ada empat strategi mengubah follower media sosial jadi konsumen.

Pertama fokus dengan strategi. Beberapa media sosial ternyata bisa menjadi jalan untuk mengenalkan satu produk. Kemudian mengubah pengikut menjadi konsumen dari bisnis Anda.

Sebuah hasil statistik menunjukkan, 72% pengikut Twitter cenderung membeli produk yang dekat dengan keseharian mereka melalui media sosial tersebut.

Dari angka itu, 30% dari mereka cenderung merekomendasikan produk yang dibeli melalui Twitter ke follower.

Sementara itu, Facebook masih menguasai media sosial untuk bisnis online. Sebanyak 85% pembelian yang dilakukan di media sosial berasal dari situs itu.

Produk bisnis seperti fotografi, olahraga dan rekreasi, kebutuhan binatang peliharaan, perhiasan, serta pakaian yang paling berhasil mengubah pengikut media sosial menjadi pelanggan Anda.

Lalu mulai dengan percakapan, tapi bukan kampanye pemasaran. Media sosial berdiri berdasarkan pada gagasan komunikasi dua arah. Setidaknya seminggu sekali Anda perlu mem-posting pertanyaan yang mengundang respons dari pengikut Anda.

Terimalah semua umpan balik dengan serius, personal, dan menghormati. Buatlah media sosial ini sebagai representasi merek dan bisnis Anda. Untuk mendapatkan itu, Anda harus memastikan semua pengikut merasa suaranya didengarkan dan dihormati.

Selanjutnya biarkan penggemar tahu tanggapan mereka sangat berarti. Media sosial memberikan informasi pasar informal yang sangat bermanfaat bagi Anda dalam membuat keputusan bisnis.

Dengarkan apa kata pengikut media sosial Anda. Umpan balik yang bisa menjadi masukkan bisnis Anda, misalnya soal kebijakan penukaran produk, mengubah jam operasional, dan lainnya.

Jangan lupa untu membuat follower sebagai bintang. Kehadiran yang konsisten di media sosial sangatlah penting.

Tapi pastikan semua yang Anda posting relevan dengan target konsumen.

Strategi yang dibuat pembuat kamera GoPro bisa menjadi salah satu dicontoh. Perusahaan itu mengundang follower-nya untuk mememakai GoPro dan membaginya di media sosial.

Lebih dari enam ribu video GoPro dari konsumennya dimuat di YouTube setiap hari. Ternyata strategi pasif ini yang semakin mendongkrak penjualan produk GoPro. (apc/l6c)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!