User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
LPPF 550 3.58%
TCID 500 3.03%
INAF 490 14.33%
Last update: 22 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GGRM -2,250 -2.94%
UNVR -1,300 -2.67%
ITMG -575 -3.65%
Last update: 22 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 826,170,880
BUMI 522,063,392
RIMO 350,266,304
Last update: 22 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBRI 479,685,655,000
ASII 445,684,635,000
TLKM 422,033,268,000
Last update: 22 Mei 2017
Efek Teraktif
KOBX 26,558 Freq
PGAS 13,898 Freq
BNLI 12,233 Freq
Last update: 22 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,249.00 13,383.00
SGD 9,530.97 9,628.75
JPY 11,849.57 11,972.62
MYR 3,077.58 3,110.88
CNY 1,926.90 1,946.39
THB 384.59 388.70
HKD 1,701.21 1,718.48
EUR 14,824.31 14,975.58
AUD 9,886.40 9,993.09
GBP 17,187.93 17,363.10
Last update: 24 Mei 2017 11:10 WIB
Keuangan & Bursa
Kamis, 16 Mar 2017 08:51 WIB - http://mdn.biz.id/n/288695/ - Dibaca: 1,638 kali
Tiga Perusahaan Makanan dan Minuman Siap IPO
MedanBisnis - Jakarta. Demi mengejar target emiten baru tahun ini sebanyak 35 perusahaan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendekati banyak asosiasi perusahaan. Salah satu yang tengah didekati yakni Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI).
Ketua Umum GAPMMI Adhi S Lukman menyambut baik pendekatan yang dilakukan BEI. Dia memandang hal itu sebagai bentuk perhatian dari BEI bagi GAPMMI. "BEI menganggap industri makan dan minuman (mamin) strategis.

Karena kontribusi industri ini menyumbang PDB 33% dari sisi nonmigas," tuturnya usai membuka perdagangan saham harian di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (15/3).

Menurut Adhi, anggotanya cukup berminat untuk melantai di pasar modal Indonesia. Sebab anggotanya yang sudah lebih dulu menjadi emiten pasar modal menunjukan perkembangan yang luar biasa.

"Dari anggota kami 500 lebih perusahaan baru 15 perusahaan yang masuk di bursa. Tapi kapitalisasi pasarnya cukup besar, menurut BEI bisa mencapai Rp 200 triliun. Saya kaget juga," imbuhnya.

Adhi mengatakan, saat ini sudah ada beberapa anggotanya yang menunjukkan minat untuk melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering). Setidaknya ada 2-3 perusahaan yang diperkirakan melakukan IPO tahun ini.

"Saya belum tahu pasti tapi dengan pembicaraan anggota ada 2-3 perusahaan yang sudah siap masuk. Ada perusahaan cokelat, perusahaan kakao, perusahaan minuman. Tapi kalau dilihat situasi bursa yang stabil, saya pikir bisa lebih banyak," tukasnya.

Menurutnya selama ini perusahaan mamin masih minim melakukan IPO lantaran kurangnya sosialisasi dari BEI. Oleh karena itu dirinya menyambut baik pendekatan yang dilakukan oleh BEI. (dtf)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!