User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TCID 1,200 7.84%
FORZ-W 327 32700%
INKP 240 13.04%
Last update: 28 Apr 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,250 -2.73%
JECC -700 -11.48%
ITMG -500 -2.55%
Last update: 28 Apr 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,336,184,960
BUMI 482,200,512
BIPI 435,902,912
Last update: 28 Apr 2017
Transaksi Tertinggi
TLKM 547,736,630,000
ASII 261,678,960,000
INDY 248,406,638,000
Last update: 28 Apr 2017
Efek Teraktif
INDY 13,026 Freq
BUMI 8,233 Freq
DOID 6,268 Freq
Last update: 28 Apr 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,260.00 13,394.00
SGD 9,496.53 9,594.56
JPY 11,929.82 12,051.47
MYR 3,048.28 3,081.21
CNY 1,923.66 1,943.10
THB 382.90 386.89
HKD 1,704.37 1,721.82
EUR 14,410.97 14,561.96
AUD 9,902.57 10,009.34
GBP 17,114.68 17,292.99
Last update: 28 Apr 2017 11:10 WIB
Ekonomi
Jumat, 17 Mar 2017 07:47 WIB - http://mdn.biz.id/n/288881/ - Dibaca: 179 kali
Elia Massa Manik Jadi Dirut Pertamina
Dirut Baru PT Pertamina (PERSERO) Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik menjawab pertanyaan wartawan saat pemaparan kinerja keuangan Pertamina tahun 2016 di Jakarta, Kamis (16/3). Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) memutuskan mengangkat Elia Massa Manik yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara 3 (Persero) menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero). (antara foto/puspa perwitasari)
MedanBisnis - Jakarta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menunjuk Elia Massa Manik menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan Dwi Soetjipto yang diberhentikan 3 Februari 2017.
Elia Massa Manik sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 3.

Pengangkatan Massa ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No: SK-52/MBU/03/2017 yang diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Gatot Trihargo, dan disaksikan oleh Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (16/3).

Gatot mengatakan Massa ditunjuk menjadi nakhoda baru Pertamina karena dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman melakukan transformasi di sejumlah perusahaan.

"Elia Massa memiliki latar belakang di sektor energi, perbankan dan agro-industri. Track record-nya membanggakan selama menjadi CEO di sejumlah perusahaan," kata Gatot.

Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng mengatakan Pertamina membutuhkan sosok seperti Massa yang mampu membangun tim kerja yang solid di Pertamina."Dengan team work yang solid dan membangun komunikasi dengan komisaris, Elia dan jajaran direksi Pertamina bisa mengeksekusi semua program strategis perusahaan dengan baik," kata Tanri.

Elia Massa Manik mengatakan banyak agenda Pertamina, yang merupakan bagian dari program pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan energi, yang harus dijalankan."Semua jajaran Pertamina dari top leader hingga karyawan harus memiliki holistic skill sehingga terbangun jiwa kepemimpinan pada setiap manajer hingga pemimpin puncak," katanya.

Elia Massa Manik lahir di Medan pada 1 Mei 1965. Dia menempuh pendidikan S1 di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Lingkungan ITB (1983-1988), dan menyelesaikan S2 Jurusan Master Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Philipina (1990-1992)

Dia mulai berkarir di BUMN ketika menjadi CEO PT Kertas Basuki Rahmat periode 2010-2011, selanjutnya dia menjadi CEO PT Elnusa Tbk, anak usaha Pertamina, antara 2011 dan 2014.

Elia Massa Manik juga pernah menjabat sebagai Senior Executive Vice President Bank BNI periode 2015-2016 dan ditetapkan sebagai Direktur Utama Holding PTPN3 sejak 13 April 2016. Dia menjadi komisaris utama PTPN4 sejak 1 September 2016.

Ahli Restrukturisasi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Elia Massa Manik, memiliki rekam jejak baik dan ahli restukturisasi. "Saya tahu dari media, dan saya kenal.

Dia pernah bekerja sama saya dan menyelesaikan Elnusa dengan bagus. Kemudian di Holding Perkebunan (PTPN 3) juga baik. Dia ahli restrukturisasi dan tegas. Saya kira punya hati," katanya di Kemenko Kemaritiman Jakarta.

Luhut menilai Elia Massa Manik akan lebih banyak melakukan perbaikan, penghematan dan efisiensi di Pertamina lantaran hal tersebut mendapat penekanan dari semua pihak.

Hal lainnya adalah peningkatan penggunaan konten lokal. "Saya kira Pak Massa Manik paham betul akan itu, dan dia mengerti manajemen dengan baik. Saya kira akan bawa banyak perubahan untuk Pertamina," ucapnya.

Luhut menampik kabar tentang adanya perbedaan di Kabinet Kerja terkait penunjukan mantan CEO Elnusa Tbk itu.

Dia juga mengatakan proses pergantian pucuk pimpinan Pertamina sempat tertunda karena Presiden Jokowi harus melakukan lawatan ke daerah, bukan lantaran tidak adanya kesepahaman."Sepakat dan sepaham. Apa yang tidak sepaham?" tukasnya. (dtf/ant)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!