User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNTR 1,450 5.9%
UNIC 1,235 24.75%
PLIN 410 10.02%
Last update: 29 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
NIKL -925 -15.1%
GGRM -875 -1.18%
UNVR -375 -0.79%
Last update: 29 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 930,247,680
RIMO 798,920,832
BUMI 416,646,208
Last update: 29 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 366,951,882,500
TLKM 305,574,139,000
BJBR 186,320,654,000
Last update: 29 Mei 2017
Efek Teraktif
BAPA 18,105 Freq
INPC 13,181 Freq
PKPK 9,242 Freq
Last update: 29 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,245.00 13,379.00
SGD 9,572.16 9,672.50
JPY 11,895.99 12,018.51
MYR 3,100.42 3,133.99
CNY 1,928.00 1,947.51
THB 388.64 392.81
HKD 1,699.45 1,716.69
EUR 14,789.37 14,943.01
AUD 9,864.88 9,966.02
GBP 16,976.12 17,149.20
Last update: 29 Mei 2017 11:10 WIB
INDAG
Jumat, 17 Mar 2017 08:54 WIB - http://mdn.biz.id/n/288994/ - Dibaca: 102 kali
DPR Dukung Pembentukan Pusat Riset Panas Bumi
MedanBisnis - Jakarta. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mendukung penuh pembentukan pusat riset panas bumi sebagai bentuk implementasi pengembangan panas bumi yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Potensi panas bumi di Indonesia sangat tinggi yaitu hampir 33 giga watt namun baru dimanfaatkan 1.500 megawatt (MW) atau baru sekitar 5% sehingga perlu riset mendalam," kata Agus usai rapat dengan beberapa kementerian membahas geothermal, di Gedung Nusantara III, Jakarta, Kamis (16/3).

Dia menjelaskan, rapat dengan beberapa kementerian itu dalam upaya mendorong percepatan pembentukan pusat riset panas bumi yang akan dibentuk di bawah Kementerian Ristek Dikti kerjasama dengan Kementerian ESDM.

Agus mengatakan, Indonesia telah memiliki badan negara yang memiliki kapasitas mengemban tugas tersebut yaitu Badan Geologi di bawah Kementerian ESDM.

"Kami mendorong percepatan riset panas bumi dan pengeboran sehingga mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan gas," ujarnya.

Dia menyadari bahwa salah satu tantangan bagi pengembangan panas bumi di Indonesia adalah mengenai risiko yang tinggi dan pendanaan yang besar di awal.
Kedua hal itu menurut Agus, terkait dengan sektor hulu panas bumi yaitu tahapan eksplorasi seperti survei pendahuluan dan pengeboran sumur eksplorasi.

"Karena itu tingkat akurasi data pada tahapan awal sangat penting karena merupakan landasan awal mengetahui nilai keekonomian suatu wilayah kerja," katanya.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dalam rapat tersebut menjelaskan, dalam UU nomor 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi disampaikan bahwa kewenangan pemerintah memanfaatkan panas bumi dikoordinasikan dengan Kementerian ESDM.

Dia menjelaskan, dalam mekanisme pengelolaan panas bumi agar diatur dengan baik sehingga tidak tumpang tindih antara satu badan dengan kementerian lain.

"Kami sarankan untuk menugaskan kepada Badan Geologi bidang panas bumi terkait pemanfaatan panas bumi. Penanganan riset sumber daya mineral dan batubara merupakan amanah UU Nomor 21 Tahun 2014," ujarnya.

Asman meminta, unit organisasi yang akan menangani panas bumi harus didudukkan dahulu dan disepakati bersama sehingga potensinya dapat diolah dengan baik.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Wakil Ketua Komisi XI DPR Hafidz Tohir, Menteri PAN dan RB Asman Abnur, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, perwakilan dari Kementerian ESDM, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (ant)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!