User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 550 2.95%
JECC 475 7.31%
SILO 350 2.55%
Last update: 23 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GMTD -725 -11.28%
UNVR -350 -0.82%
UNTR -200 -0.72%
Last update: 23 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 2,544,047,104
SRIL 779,317,632
BUMI 297,418,816
Last update: 23 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 651,033,080,000
BMRI 492,012,485,000
BBNI 377,155,872,500
Last update: 23 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 23,959 Freq
PKPK 17,957 Freq
BBNI 6,205 Freq
Last update: 23 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,265.00 13,399.00
SGD 9,476.35 9,573.45
JPY 11,897.93 12,021.35
MYR 2,994.36 3,026.65
CNY 1,926.48 1,945.95
THB 383.38 387.37
HKD 1,707.84 1,725.12
EUR 14,304.98 14,453.50
AUD 10,167.62 10,271.67
GBP 16,558.70 16,729.99
Last update: 23 Mar 2017 11:05 WIB
Metropolitan
Sabtu, 18 Mar 2017 07:56 WIB - http://mdn.biz.id/n/289066/ - Dibaca: 73 kali
13.263 Warga Sumut Gunakan Vasektomi dan Tubektomi
MedanBisnis - Medan. Kendati Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penggunaan alat kontrasepsi (Alkon) KB vasektomi dan KB tubektomi haram, namun di Sumatera Utara (Sumut) angka penggunaannya ternyata sudah begitu tinggi.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut, sepanjang tahun 2016, sebanyak 13.263 warga di Sumut sudah menggunakan kedua alkon tersebut, masing-masing, sebanyak 11.087 wanita, menjadi peserta KB Baru jenis Medis Operasi Wanita (MOW) atau dikenal tubektomi, dan 2.176 pria menjadi peserta KB Baru jenis Medis Operasi Pria (MOP) atau dikenal vasektomi.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Temazaro Zega, Jumat (17/3) mengatakan, daerah paling banyak peserta KB baru jenis MOW adalah Kota Medan berjumlah 2.564, disusul Pematangsiantar berjumlah 1.297 dan Deliserdang yang berjumlah 918. Sementara untuk daerah paling banyak peserta KB baru jenis MOP, disebut Temazaro juga adalah Kota Medan yakni 1.001 disusul Deliserdang berjumlah 318 dan Pematangsiantar berjumlah 140.

"Kalau peserta KB Baru dengan seluruh jenis KB tahun 2016, berjumlah 350.48. Sementara tahun 2017 sampai Februari, berjumlah 60.066," jelasnya.

Lebih lanjut, Temazaro mengatakan, jumlah pencapaian peserta KB baru jenis MOP tahun 2016, sudah melebihi dari Permintaan Pada Masyarakat (PPM) atau target yang berjumlah 1.800. Sementara untuk peserta KB baru jenis MOW tahun 2016 mendekati PPM sebanyak 15.010. Pada tahun 2015, peserta KB baru jenis MOW berjumlah 8.876. Sementara untuk peserta KB baru jenis MOP sebanyak 2.617.

Oleh karena itu, ia mengatakan, dalam KB jenis MOW mengalami kenaikan di tahun 2016, sementara KB jenis MOP, mengalami penurunan. "Untuk pencapaian peserta KB Baru segala jenis KB tahun 2015 berjumlah 289.721. Berarti pencapaian kita dari PPM 344.741, sudah 84%. Sementara bila dilihat pencapaian di tahun 2016, berarti terjadi peningkatan, " tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah memang mencoba kembali menggalakkan program KB guna mengendalikan lonjakan jumlah penduduk, selain untuk mengejar bonus demografi ditahun 2030. Namun begitu, MUI mengaku, tidak semua Alkon KB direkomendasikan pihaknya untuk digunakan dalam mengendalikan jumlah kelahiran anak. Pelarangan dilakukan pada KB vasektomi dan juga KB tubektomi.

"MUI memang memperbolehkan program KB, asalkan tidak bertentangan dengan hukum Islam. Tetapi, untuk vasektomi dan tubektomi MUI tidak merekomendasikannya. Tidak merekomendasikan artiannya haram," tegas Ketua MUI Cabang Medan Mohammad Hatta. (rozie winata)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!