User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TPIA 1,025 4.09%
PLIN 680 16.19%
MAPB 630 25%
Last update: 22 Jun 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
ITMG -550 -3.08%
RDTX -325 -4.71%
INTP -250 -1.34%
Last update: 22 Jun 2017
Volume Terbesar
MYRX 765,811,584
IIKP 237,799,504
BUMI 234,360,992
Last update: 22 Jun 2017
Transaksi Tertinggi
BMRI 445,433,070,000
ASII 406,870,680,000
BBRI 393,311,260,000
Last update: 22 Jun 2017
Efek Teraktif
HOKI 9,692 Freq
PGAS 7,631 Freq
HOKI-W 7,008 Freq
Last update: 22 Jun 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,252.00 13,386.00
SGD 9,540.68 9,640.62
JPY 11,938.74 12,062.72
MYR 3,092.65 3,126.84
CNY 1,943.19 1,962.84
THB 390.22 394.40
HKD 1,699.04 1,716.31
EUR 14,798.51 14,950.82
AUD 9,997.31 10,105.09
GBP 16,781.01 16,954.71
Last update: 23 Jun 2017 11:05 WIB
Ekonomi
Sabtu, 18 Mar 2017 08:35 WIB - http://mdn.biz.id/n/289122/ - Dibaca: 130 kali
Pertumbuhan Ekonomi Kwartal I di Bawah 5%
MedanBisnis - Jakarta. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I (Januari-Maret 2017) masih lambat. Bahkan dimungkinkan bisa di bawah 5%.

"Kalau forecast BI mungkin 4,99% sampai 5 koma nol sekian persen," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (17/3).

Hal ini bersifat musiman. Belanja modal pemerintah pada kuartal I setiap tahunnya lebih rendah dibandingkan tiga kuartal selanjutnya. Begitu juga dengan belanja modal perusahaan.

"Jadi siklus ekonomi kita memang biasanya kuartal I lebih soft dibandingkan kuartal II, kuartal III lebih kuat dibandingkan kuartal II. Biasanya memang semester II lebih kuat dari semester I," paparnya.

Kuartal I masih menyisakan dua pekan ke depan. BI masih berharap realisasinya bisa lebih dari 5%.

"Kalau kita bisa tumbuh 5 koma nol sekian persen itu sudah suatu prestasi, karena kalau dilihat negara-negara lain tumbuh 4% gitu seperti Thailand tahun lalu cuma berapa," ujarnya.

Perekonomian kuartal I tetap didorong oleh investasi yang meningkat, konsumsi yang masih tinggi dan kinerja ekspor yang membaik. Investasi non bangunan diperkirakan akan terus membaik tercermin dari berlanjutnya penjualan alat berat yang meningkat, serta penjualan semen yang mulai tumbuh positif.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap tinggi sebagaimana terindikasi dari penjualan ritel yang tumbuh stabil dan ekspektasi konsumen yang positif. Sementara itu, kontribusi Pemerintah terhadap konsumsi dan investasi cenderung membaik.

Dari sisi eksternal, kinerja ekspor juga diperkirakan tetap meningkat seiring dengan kenaikan harga komoditas. Dengan perkembangan tersebut, untuk keseluruhan tahun 2017, perekonomian Indonesia diperkirakan dapat tumbuh pada kisaran 5,0-5,4% (yoy).

Pengamat meramalkan bahwa pertumbuhan ekonomi masih sulit untuk meningkat. Beleidnya, bayang-bayang tekanan ekonomi global melalui peningkatan bunga yang diterapkan Bank Sentral AS (The Fed) semakin nyata. Salah satunya, rentetan kenaikan suku bunga yang akan diberlakukan negara adikuasa tersebut. (dtc)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!