User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 675 3.52%
UNVR 650 1.53%
PLIN 610 17.48%
Last update: 24 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
JECC -975 -13.98%
GGRM -525 -0.8%
LPPF -350 -2.46%
Last update: 24 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,728,513,408
SRIL 983,205,888
MAMI 803,876,800
Last update: 24 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
SRIL 322,001,207,296
BMRI 301,579,650,000
TLKM 293,422,333,952
Last update: 24 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 21,783 Freq
MAMI 20,137 Freq
STAR 9,553 Freq
Last update: 24 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,262.00 13,396.00
SGD 9,460.02 9,561.06
JPY 11,909.12 12,034.86
MYR 2,991.65 3,025.29
CNY 1,926.36 1,945.82
THB 382.41 386.39
HKD 1,707.24 1,724.56
EUR 14,271.24 14,420.79
AUD 10,097.69 10,205.07
GBP 16,564.24 16,732.94
Last update: 24 Mar 2017 11:06 WIB
Tapanuli Bisnis
Sabtu, 18 Mar 2017 09:54 WIB - http://mdn.biz.id/n/289182/ - Dibaca: 140 kali
Mata Uang Asing Digunakan di Pulau Tello
Resort Pulau Simaleke Kepala KPw BI Sibolga M Junaifin (kiri) bersama Wadan Lanal Nias, berdialog dengan pengusaha Resort Pulau Simaleke, beberapa waktu silam. (medanbisnis/juniwan)
MedanBisnis - Sibolga. Masyarakat menaruh harapan besar adanya pembukaan kantor bank di Pulau Tello. Apalagi Bank BRI pernah melakukan survei rencana pembukaan kantor bank di Pulau Tello sebelumnya. Sayangnya, rencana tersebut terus mengalami penundaan. Rencana terakhir pembukaan kantor bank pada Juli 2016, namun hingga sekarang belum terlaksana.

"Potensi ekonomi, khususnya kegiatan pariwisata serta pendalaman mengenai penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi bisnis. Tiga resort pada tiga pulau berbeda menjadi sampel yaitu, Resort Tello 101 di Pulau Sifika, Tello Island Logde Resort di Pulau Sibaranun dan Latitude Zero Resort di Pulau Simaleke," bebernya.

Tello 101 Resort merupkan satu-satunya resort yang membuka akses terhadap kunjungan wisatawan lokal untuk sekadar berwisata di pantai Pulau Sifika. Bagi tamu wisatawan asing yang hendak menginap, terlebih dahulu melakukan transaksi pembayaran setelah reservasi via website atau email.

Dengan demikian, tidak ada lagi transaksi pembayaran di lokasi resort. Tidak ada alat pembayaran yang digunakan di resort, karena semua kebutuhan telah dipenuhi pengelola dan sudah termasuk dalam paket menginap.

"Biaya menginap sekitar AUD 350/malam untuk paket menginap selama 10 hari yang dibayar melalui transfer ke rekening pengelola. Seluruh tamu warga negara asing sebagian besar berasal dari Australia, tujuan utamanya untuk berselancar dan memancing," katanya.

Jalur kedatangan wisatawan adalah dari Padang, dengan penjemputan kapal milik Tello 101 Resort dengan perjalanan laut sekitar 17 jam. Alasan penjemputan dari Padang adalah relatif tidak adanya pungutan liar di Padang dibandingkan jalur Bandara Kualanamu di Medan-Nias-Pulau Tello.

"Kapal tersebut juga dimanfaatkan untuk mengangkut kebutuhan logistik dan bahan makanan yang diperoleh dari Padang," pungkasnya.

Latitude Zero Resort yang mulai beroperasi tahun 2007, adalah resort dengan fasilitas dan bangunan fisik yang paling baik dibanding resort lainnya. Mayoritas tamu wisatawan berasal dari Australia dengan tujuan utama untuk berselancar, memancing, dan menyelam.

Jalur kedatangan wisatawan yaitu dari Padang melalui jalur udara dengan menggunakan pesawat charter menuju Bandara Lasondre di ujung utara Pulau Tanah Masa. Pembayaran dan informasi tarif paket menginap dalam mata uang AUD. Kebutuhan logistik dan bahan makanan diperoleh dari Pulau Tello dan Sibolga.

Kemudian Tello Island Lodge yang mulai beroperasi tahun 2005. Seperti resort lainnya, tamu yang datang merupakan warga negara asing dengan tujuan utama berselancar dan memancing. Sekitar 70% tamu wisatawan berasal dari Australia. Pengelola menyediakan pesawat charter dari Bandara Kualanamu Medan menuju ke Bandara Lasondre. Kebutuhan logistik dan bahan makanan diperoleh dari Pulau Tello, Sibolga, dan Medan.

Biaya menginap sekitar AUD 500/malam. Pengelola menerima pembayaran di tempat untuk pelunasan paket wisata atau transaksi lainnya selama tamu berada di resort. Karena keterbatasan jasa penukaran valuta asing, pengelola menerima pembayaran tunai dengan mata uang asing.

"Hal ini tidak efisien, mengingat pengelola hanya dapat menukarkan valuta asing di Medan. Selain pembayaran tunai, pengelola juga menyediakan mesin EDC Bank HSBC untuk melayani pembayaran non tunai," ujarnya.

Berdasarkan hasil wawancara dengan pengelola resort, diperoleh informasi bahwa sektor pariwisata di wilayah Pulau Pulau Batu dan sekitarnya sangat berpotensi untuk dikembangkan. Terdapat 101 pulau di wilayah Kepulauan Batu dengan pemandangan laut yang indah, pantai dengan pasir putih, dan banyaknya titik lokasi untuk surfing, fishing, dan snorkeling/diving menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

"Kendalanya adalah sulitnya akses menuju lokasi dan kurangnya infrastruktur lembaga keuangan untuk mendukung transaksi ekonomi. Saat ini mayoritas resort yang ada di wilayah tersebut merupakan kerjasama antara penduduk lokal dan warga negara asing, terutama berasal dari Australia, sebagai pengelola dan pemilik modal," tambahnya. (juniwan)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!