User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TPIA 1,025 4.09%
PLIN 680 16.19%
MAPB 630 25%
Last update: 22 Jun 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
ITMG -550 -3.08%
RDTX -325 -4.71%
INTP -250 -1.34%
Last update: 22 Jun 2017
Volume Terbesar
MYRX 765,811,584
IIKP 237,799,504
BUMI 234,360,992
Last update: 22 Jun 2017
Transaksi Tertinggi
BMRI 445,433,070,000
ASII 406,870,680,000
BBRI 393,311,260,000
Last update: 22 Jun 2017
Efek Teraktif
HOKI 9,692 Freq
PGAS 7,631 Freq
HOKI-W 7,008 Freq
Last update: 22 Jun 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,252.00 13,386.00
SGD 9,540.68 9,640.62
JPY 11,938.74 12,062.72
MYR 3,092.65 3,126.84
CNY 1,943.19 1,962.84
THB 390.22 394.40
HKD 1,699.04 1,716.31
EUR 14,798.51 14,950.82
AUD 9,997.31 10,105.09
GBP 16,781.01 16,954.71
Last update: 22 Jun 2017 11:05 WIB
Headline News
Senin, 20 Mar 2017 07:44 WIB - http://mdn.biz.id/n/289306/ - Dibaca: 172 kali
Sumut Tambah Pasokan Listrik 100 MW
MedanBisnis - Mempawah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan delapan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) yang tersebar di delapan lokasi dengan total kapasitas 500 Megawatt (MW), termasuk MPP Nias (1x25 MW) dan MPP Paya Pasir-Medan (3x25 MW) yang telah menambah pasokan Listrik 100 MW ke Sumatera Utara (Sumut) sejak akhir 2016 lalu. Selain itu, Jokowi juga meresmikan sembilan infrastruktur keListrikan di Kalimantan Barat, yang dibangun oleh PT PLN (Persero).

Peresmian dilakukan di MPP PLTG Parit Baru, yang terletak di Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), akhir pekan lalu. Jokowi ditemani sang isteri, Iriana Joko Widodo serta sejumlah menteri Kabinet Kerja. Adapun menteri yang hadir, antara lain Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono, serta Gubernur Provinsi Kalbar, Cornelis, dan beberapa pejabat negara lainnya.

Jokowi disambut oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir. Dia mengatakan saat meletakkan batu pertama enam bulan lalu, Dirut PLN memang berjanji akan menyelesaikan proyek ini dalam tempo enam bulan. "Dan yang waktu itu dikerjakan bukan hanya di Mempawah saja tapi juga di tempat lain, dan alhamdulillah semuanya selesai sebanyak 500 MW. Jadi dengan mengucap bismillah saya resmikan (MPP) 500 Megawatt untuk lokasi di Mempawah, Lombok, Bangka, Lampung, Nias, Riau, Belitung, dan Medan," tutur Jokowi.

Adapun ke 8 MPP PLTG itu adalah MPP Jeranjang- Lombok dengan kapasitas ( 2 x 25 MW) yang telah beroperasi sejak tanggal 27 Juli 2016, MPP Air Anyir- Bangka dengan kapasitas (2x25 MW) beroperasi sejak 13 september 2016, MPP Tarahan - Lampung (4x25 MW) beroperasi sejak 29 september 2016, MPP Nias (1x25 MW) mulai beroperasi pada 31 oktober 2016, dan MPP balai Pungut-Riau dengan kapasitas (3x25 MW) mulai beroperasi sejak 13 November 2016. Lalu MPP Suge- Belitung (1x25 MW) mulai beroperasi pada 22 November 2016, MPP Paya Pasir-Medan berkapasitas (3x25 MW) mulai beroperasi sejak 9 desember 2016, dan MPP Parit Baru-Mempawah kapasitas (4x25 MW) mulai beroperasi pada 8 November 2016.

Presiden Jokowi mengatakan, khusus tambahan daya listrik dari proyek MPP PLTG Mempawah tersebut diyakini dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi 100 ribu rumah tangga di Kalimantan Barat, mengingat saat ini pasokan listrik juga sangat dibutuhkan dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi serta pembangunan di Bumi Khatulistiwa itu. "Ini memang yang sangat dikeluhkan masyarakat karena masalah kebutuhan industri, kebutuhan untuk pabrik, kebutuhan untuk hotel, pariwisata dan juga rumah tangga yang antre ingin mendapatkan listrik," ungkapnya.

Oleh sebab itu dipilih mobile power plant karena proses pembangunannya yang cepat hanya memakan waktu enam bulan. "Kalau kita pakai yang batu bara bisa 4 tahun sampai 5 tahun (membangunnya) tapi ini bisa dikerjakan cepat," ujar Presiden.

Bukan hanya Kalimantan Barat, sejumlah provinsi di Indonesia juga dapat merasakan manfaat dari pembangunan PLTG tersebut. Selain menggunakan gas sebagai bahan baku yang murah dan tidak merusak lingkungan, PLTG MPP tersebut bisa berpindah tempat sesuai dengan kebutuhan. "Perlu saya ingatkan bahwa ini adalah MPP, yang bisa dipindah-pindah ke tempat lain kalau memang tempat itu sangat membutuhkan," ucap Kepala Negara.

Presiden juga memuji pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat yang mencapai 5,22 persen dan berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,02 persen."Kalau listriknya tidak disiapkan bagaimana investor mau membangun hotel, industri dan pabrik," kata Jokowi.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, peresmian pembangkit listrik tenaga gas ini merupakan langkah percepatan program 35.000 MW dalam peningkatan rasio elektrifikasi tanah air sebesar 99,7% pada 2019. "Kami berharap dengan adanya delapan tambahan MPP tersebar berkapasitas total 500 MW ini bisa menambah keandalan sistem kelistrikan terutama di NTB, Sumatera Utara, Lampung, Bangka Belitung, Pekanbaru, Riau serta Kalimantan Barat. Ketersediaan energi listrik sangat strategis karena berdampak pada perkembangan investasi daerah dan perekonomian masyarakat," ungkap Sofyan. (dtf/ant)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!