User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNTR 1,450 5.9%
UNIC 1,235 24.75%
PLIN 410 10.02%
Last update: 29 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
NIKL -925 -15.1%
GGRM -875 -1.18%
UNVR -375 -0.79%
Last update: 29 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 930,247,680
RIMO 798,920,832
BUMI 416,646,208
Last update: 29 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 366,951,882,500
TLKM 305,574,139,000
BJBR 186,320,654,000
Last update: 29 Mei 2017
Efek Teraktif
BAPA 18,105 Freq
INPC 13,181 Freq
PKPK 9,242 Freq
Last update: 29 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,245.00 13,379.00
SGD 9,572.16 9,672.50
JPY 11,895.99 12,018.51
MYR 3,100.42 3,133.99
CNY 1,928.00 1,947.51
THB 388.64 392.81
HKD 1,699.45 1,716.69
EUR 14,789.37 14,943.01
AUD 9,864.88 9,966.02
GBP 16,976.12 17,149.20
Last update: 29 Mei 2017 11:10 WIB
Politik
Senin, 20 Mar 2017 07:57 WIB - http://mdn.biz.id/n/289323/ - Dibaca: 79 kali
Tekad Satukan NKRI
Laskar Sayyidul Anam Gelar Tabligh Akbar
MedanBisnis - Medan. Brigade Laskar Sayyidul Anam Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumut menggelar acara Tabligh Akbar dengan tema "Menjalin Ukhuwah Islamiyah dari Masjid ke Masjid Untuk Bela Islam dan NKRI" di Masjid Nurul Islam Jalan S Parman Lorong Family Nomor 34 Medan Baru Petisah Hulu, Jumat malam (17/3).

Ketua BKN sekaligus Koordinator Pelaksana Tabligh Akbar Nurul Islam H Murthado Sulaiman mengatakan, sebagai pihak penyedia tempat dan fasilitas, tujuan digelarnya acara tabligh akbar tersebut, berharap agar wilayah Petisah Hulu Medan khususnya di lingkungan 7, dapat kondusif dan dapat saling menghormati antar agama yang tinggal di lingkungan tersebut, tidak saling menyakiti sesama agama.

Selain itu, juga memberikan siraman rohani kepada generasi muda. Apalagi, saat narkoba sudah mulai merajalela. "Kita juga berupaya menyatukan umat Islam dan tidak saling memecah belah, baik dalam beragama, bersuku, apapun itu organisasinya," ujarnya kepada MedanBisnis usai acara tersebut.

Ia menambahkan, prinsip tersebut adalah harga mati bagi siapapun yang ingin menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika umat Islam terpecah belah maka akan hancur NKRI ini. Karena 87% penduduk di Indonesia ini, adalah umat Islam yang menjadi "rahmatan lil alamin" di tengah-tengah masyarakat.

"Kita juga ingin NKRI ke depan negara kita bisa lebih baik lagi. Apalagi, di Petisah Hulu Medan ini merupakan percontohan umat beragama, tidak mudah terpancing dengan isu-isu apapun yang ingin memecah belah kita di sini. Usai melaksanakan tabligh akbar ini, kita akan berupaya mengajak anak-anak muda di sini untuk membentuk remaja masjid," katanya.

Sementara itu, Ustad Acong, yang memberikan tausiyah dalam acara tersebut, dengan lantang menyuarakan persatuan dan kesatuan NKRI. Ia juga menolak segala sesuatu yang berbau perpecahan, serta penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, yang menyebabkan kemarahan umat Islam.

Dalam tausiyahnya, Ustad Acong mengatakan, bahwa diripnya memang sama bermata sipit seperti Ahok, tetapi soal akidah, dirinya siap membela agama Allah hingga titik darah penghabisan. Dirinya merupakan penantang Ahok dan kroco-kroconya di dalam sidang kasus Ahok yang sedang berlangsung.

Dikatakannya, komunis-komunis saat ini kembali bangkit, setelah dihancurkan pada tahun 1965, dalam kasus G-30 S/PKI. Saat ini, para pemuda terang-terangan menggunakan pakaian yang membela komunis, siapa yang mau jika tidak dibayar. "Karena itu, kita harus merapatkan barisan untuk menjaga NKRI," tegasnya.

Ia menambahkan, Allah berfirman : " berpegang teguhlah dalam agama Allah, jangan bercerai berai". Dalam pepatah; "bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh".

"Jangan sampai Islam hanya tinggal nama, AlQuran hanya tinggal tulisannya saja. Siapa lagi yang membela agama Allah, jika bukan kita. Jangan sampai Allah mengunci mati hati kita dalam menerima kebenaran, kebenaran mana lagi yang kita benarkan. Maka dari itu bacalah AlQuran, itulah sebaik-baiknya kitab," ujarnya.

Ustad Abdul Muthalib Daulay MA yang juga ikut memberikan tausiyah dalam acara tersebut, mengisahkan tentang penistaan agama. Yakni terkait siwak (sikat gigi). Pada masa Rasulullah SAW, juga terjadi penistaan agama, menghinakan syiar Rasulullah dengan menertawakan siwak. Yang menistakan tersebut adalah Abu Salamah, ia merasa giginya lebih mulia daripada siwak.

Akhirnya Abu Salamah melahirkan seorang anak seperti tikus, yang gendut. Dan beberapa ulama menemukan binatang seperti itu yang disebutkan dalam kisah tersebut. Abu Salamah merasa kesakitan yang luar biasa terus menerus selama sembilan bulan. Duburnya keluar darah, perutnya mengalami rasa sakit yang begitu hebat. Ia pun mati dalam keadaan seperti itu. Di dalam kitab Al Hidayah Wannihayah, ini semacam pedoman hidup. "Itulah akibatnya menistakan Agama Islam. Allah sudah menjanjikan penista agama akan dibinasakan oleh Allah," ujar Ustad Abdul dalam tausiyah nya.

Dalam acara tersebut dihadiri para ustad yang memberikan tausiyah, yakni Ustad Drs H Burhanuddin Siagian, Ustad Fathuddin, Ustad Mutthalib Daulay MA, Ustad Najib Sanusi Lubis Lc, dan Ustad Usmar Chan.

Salah seorang warga Petisah Hulu Medan, ras India beragama Budha Malta yang juga turut menyaksikan dan mendengar tausiyah dalam acara tersebut mengatakan, kehidupan beragama di wilayah tempatnya tinggal tidak ada masalah, tidak pernah berselisih paham. Hanya saja masalah paling rentan adalah narkoba. "Jadi bagus juga ada siraman rohani, bagi masyarakat sekitar," ujarnya. (dewi syahruni lubis)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!